Parlemen

BK DPRD Gorontalo: Video Skandal WM Masuk Pelanggaran Berat

×

BK DPRD Gorontalo: Video Skandal WM Masuk Pelanggaran Berat

Sebarkan artikel ini
Konferensi Pers Badan Kehormatan DPRD Provinsi Gorontalo menanggapi video viral WM. Foto: Arlan/simpulindo
Konferensi Pers Badan Kehormatan DPRD Provinsi Gorontalo menanggapi video viral WM. Foto: Arlan/simpulindo

Simpulindo.com, Gorontalo – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram Salilama, menyebut video viral seorang anggota dewan telah memenuhi unsur pelanggaran berat. Temuan itu diperoleh setelah pemeriksaan terhadap WM, anggota DPRD yang namanya terseret kasus tersebut.

Fikram menjelaskan, WM mengaku video itu disebarkan oleh perempuan yang bersamanya dalam video.

“Pengakuan WM, perempuan itu adalah selingkuhannya. Saat dimintai keterangan di BK, ia mengaku diminta pertanggungjawaban untuk dinikahi,” kata Fikram, Sabtu (20/9/2025).

Baca juga:  Tim Pansus Dekot Dalami Arah Kebijakan RPJMD 2025–2029

BK menilai pengakuan tersebut memperkuat dugaan pelanggaran etik. Meski keputusan final sanksi belum ditetapkan, Fikram memastikan jenis hukuman yang akan dijatuhkan adalah kategori berat.

“Ini belum kami rapatkan. Namun dari kasus yang ada, jelas sudah masuk pelanggaran berat,” ujarnya.

Baca juga:  Wakil Ketua DPRD Prov. Gorontalo Pastikan PT BJA Patuhi Aturan Lingkungan

Dalam rekaman yang beredar, WM terdengar melontarkan kalimat tidak pantas Kita rampok aja uang negara ini kan. Kita habiskan aja biar negara ini makin miskin. Menurut Fikram, pernyataan itu mencederai martabat wakil rakyat.

“Kalimat seperti itu sama sekali tidak pantas keluar dari seorang anggota DPRD,” tutur Fikram.

BK akan segera menggelar rapat untuk menentukan sanksi resmi. Proses itu menjadi penentu nasib politik terduga dan menjadi perhatian publik di tengah heboh video yang sempat ramai diperbincangkan. (AN/Simpulindo).

Baca juga:  DPRD Kota Gorontalo Bahas Masalah Lampu Jalan Nani Wartabone

Dalam kondisi yang penuh ketidakpastian, simpulindo.com berkomitmen menyajikan informasi factual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami https://bit.ly/4n8h1GD


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp simpulindo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *