simpulindo.com, – Pelayanan pasien dan ketersediaan air bersih menjadi perhatian Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di RSUD dr. Zainal Umar Sidiki (ZUS), Jumat (25/9/2026).
Thariq mendatangi rumah sakit tersebut di tengah penerapan skema bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur pemerintah daerah. Ia ingin memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan meski sebagian pegawai menerapkan kebijakan WFH.
Pelayanan BPJS Tetap Berjalan
Thariq mengatakan pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti hanya karena pemerintah daerah menerapkan WFH. Ia juga menyoroti pelayanan peserta BPJS Kesehatan yang tetap berlangsung hingga Sabtu.
“Hari Jumat pagi ini saya sengaja melakukan sidak di RS ZUS. Hari ini WFH, tetapi saya tetap datang mengecek langsung. Sebab, saya tahu pelayanan BPJS sampai hari Sabtu,” kata Thariq.
Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah dan manajemen rumah sakit. Pemerintah perlu memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan sesuai kebutuhan.
Air Bersih Jadi Perhatian
Selain mengecek pelayanan pasien, Thariq turut menyoroti ketersediaan air bersih di lingkungan RSUD ZUS.
Ia meminta pihak rumah sakit rutin memantau pasokan air. Menurutnya, rumah sakit harus memiliki ketersediaan air yang memadai karena fasilitas tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan pasien dan operasional pelayanan.
“Yang juga saya harapkan adalah ketersediaan air di rumah sakit selalu dicek dan dikontrol,” ujarnya.
Manajemen RSUD ZUS mengakui ketersediaan air bersih masih menjadi salah satu persoalan yang mereka hadapi.
“Kami sadari ketersediaan air bersih memang menjadi masalah di ZUS. Alhamdulillah, Pak Bupati telah memerintahkan kami untuk berkoordinasi dengan PUDAM terkait pasokan air bersih,” ujar perwakilan manajemen.
Pemkab Siapkan Dukungan Armada Tangki
Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara telah memberikan dukungan untuk mengatasi kebutuhan air bersih. Pemkab meminjamkan satu unit mobil tangki kepada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM).
Armada tersebut dapat membantu distribusi air bersih, termasuk ketika RSUD ZUS membutuhkan pasokan tambahan.
“Koordinasi dengan PUDAM juga terus dilakukan. Sebab, satu unit mobil tangki yang dipinjamkan ke PUDAM termasuk untuk melayani RS ZUS,” jelas Thariq.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari koordinasi pemerintah daerah dengan pengelola rumah sakit. Manajemen RSUD ZUS menyambut langkah tersebut karena kebutuhan air bersih menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang pelayanan.
Manajemen Evaluasi Pelayanan
Manajemen RSUD ZUS juga menyampaikan apresiasi atas pengawasan langsung yang dilakukan Bupati. Menurut manajemen, sidak tersebut memberi perhatian terhadap berbagai kebutuhan rumah sakit.
“Inilah bentuk kepedulian pemerintah terhadap pelayanan kesehatan. Terima kasih Pak Bupati yang telah melakukan pengawasan terhadap kinerja ZUS,” ujar perwakilan manajemen.
Pengawasan langsung pemerintah daerah juga membuka ruang bagi manajemen untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi. Salah satunya terkait kebutuhan air bersih.
Ke depan, RSUD ZUS akan memperkuat koordinasi dengan PUDAM dan pemerintah daerah untuk menjaga pasokan air. Manajemen juga terus mengevaluasi pelayanan agar kebutuhan pasien tetap menjadi perhatian utama.
Sidak tersebut menunjukkan bahwa keberlangsungan pelayanan kesehatan tidak hanya bergantung pada tenaga medis. Rumah sakit juga membutuhkan dukungan fasilitas dasar dan koordinasi lintas instansi agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. (AP/simpulindo)












