simpulindo.com, – Pengalaman keluarga pasien menjadi salah satu gambaran masyarakat dalam menilai pelayanan rumah sakit. Hal itu terlihat dari unggahan Alfandi Daud di media sosial Facebook setelah ibunya menjalani perawatan di RSUD dr. Zainal Umar Sidiki (ZUS).
Alfandi membagikan pengalamannya melalui kolom komentar pada unggahan akun Facebook Kominfo Gorontalo Utara yang memuat kegiatan inspeksi mendadak (sidak) Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu di RSUD ZUS.
Dalam unggahannya, Alfandi menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan yang diterima ibunya selama menjalani perawatan. Ia secara khusus menyoroti pelayanan para perawat di ruang Interna.
“Kemarin ibu saya baru keluar dari rumah sakit JUS, ALHAMDULILLAH dorang pe pelayanan BAGUS, cepat dan baik. Terutama para perawat di ruangan INTERNA,” tulis Alfandi, seperti dikutip dari unggahan Facebook, Jumat (25/9/26).
Perawat Jadi Bagian yang Mendapat Apresiasi
Menurut Alfandi, pelayanan tenaga kesehatan menjadi bagian yang paling berkesan selama ibunya menjalani perawatan.
Ia menilai para perawat memberikan pelayanan dengan baik dan cepat. Pengalaman tersebut kemudian ia bagikan kepada publik melalui media sosial.
Unggahan Alfandi menunjukkan bahwa pengalaman langsung pasien dan keluarga dapat menjadi salah satu bentuk penilaian terhadap kualitas pelayanan rumah sakit.
Ada Catatan soal Ketersediaan Air
Di balik apresiasinya, Alfandi juga menyampaikan satu catatan mengenai fasilitas air bersih di rumah sakit.
Ia mengaku sempat mengalami kesulitan mendapatkan air selama berada di rumah sakit. Namun, kondisi tersebut tidak membuatnya mengabaikan pelayanan tenaga kesehatan yang ia nilai baik.
“Cuma ada yang kurang pak, susa air tapi walaupun susa air so terobati dengan dorang pe pelayanan yang Baik,” tulisnya.
Catatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya menilai rumah sakit dari sisi tenaga kesehatan. Fasilitas penunjang seperti ketersediaan air juga menjadi bagian penting dalam memberikan kenyamanan kepada pasien dan keluarga.
Masukan Masyarakat Jadi Evaluasi
Apresiasi sekaligus catatan dari Alfandi menjadi masukan bagi RSUD ZUS dalam menjaga kualitas pelayanan. Pujian terhadap tenaga kesehatan dapat menjadi dorongan bagi petugas untuk mempertahankan pelayanan kepada pasien.
Di sisi lain, keluhan mengenai fasilitas dapat menjadi bahan evaluasi manajemen rumah sakit. Dengan begitu, peningkatan pelayanan tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga mencakup kenyamanan pasien selama menjalani perawatan.
Respons masyarakat melalui media sosial juga memperlihatkan pentingnya keterbukaan terhadap pengalaman pasien. Masukan positif maupun kritik dapat membantu rumah sakit melihat langsung persoalan yang dirasakan masyarakat.
RSUD ZUS diharapkan terus memperkuat kualitas pelayanan sekaligus membenahi fasilitas penunjang. Langkah tersebut penting untuk meningkatkan kenyamanan pasien dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Gorontalo Utara. (AP/Simpulindo)












