Parlemen

Safaruddin Ingatkan Calon Hakim MK Inosentius Samsul Jangan Lupa Asal-usul dari DPR

×

Safaruddin Ingatkan Calon Hakim MK Inosentius Samsul Jangan Lupa Asal-usul dari DPR

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP, Irjen (Purn) Safaruddin. Foto: tangkapan layar di video TVParlemen.
Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP, Irjen (Purn) Safaruddin. Foto: tangkapan layar di video TVParlemen.

Simpulindo.com, Jakarta – Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP, Irjen (Purn) Safaruddin, mengingatkan calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Inosentius Samsul agar tidak melupakan asal-usulnya sebagai pilihan DPR RI. Safaruddin menekankan, hakim konstitusi mesti teguh dalam pendirian.

Peringatan itu disampaikan Safaruddin saat fit and proper test terhadap Inosentius di ruang rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu, (20/8/2025).

Baca juga:  Irwan Hunawa: Inflasi Tanggung Jawab Bersama, Pemerintah Harus Jaga Daya Beli Warga

“Bapak sebagai kita pilih dari DPR, biasanya sih pak kalau kita fit and proper di sini pokoknya kami akan memperjuangkan sebagai utusan DPR. Tapi setelah sampai di sana (MK), lupa pak bahwa bapak itu dipilih dari DPR,” kata Safaruddin.

Menurut Safaruddin, dari sembilan hakim MK, tiga di antaranya berasal dari DPR. Karena itu, dia meminta Inosentius memiliki keyakinan dan keteguhan yang kuat.

Baca juga:  1.821 Tenaga Penunjang di Kota Gorontalo Segera Terima NIP dari BKN

“Maksud saya bapak punya keyakinan kuat, keteguhan, betul-betul bukan membela sembarangan di DPR, tapi kan bapak jangan lupa bahwa bapak dipilih itu dari DPR, jangan kembali menghantam DPR pak,” ujarnya.

Safaruddin menilai Inosentius punya kompetensi sebagai calon hakim konstitusi. Namun ia tetap mengingatkan agar tidak mudah terpengaruh.

Baca juga:  Totok Bachtiar Dukung Pemkot Gorontalo Larang Waria Tampil di Perayaan 17 Agustus

“Cuma kadang-kadang nanti di sana ada pengaruh kiri kanan bapak bisa goyang-goyang, dan saya minta bapak teguh dalam pendirian menghadapi hakim-hakim yang lain,” katanya.

“Kita betul-betul memikirkan untuk kepentingan masyarakat banyak, bukan kepentingan jangka pendek, tapi kepentingan jangka panjang, bagaimana negara ini bisa berjalan dengan baik,” sambung Safaruddin.


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp simpulindo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *