Simpulindo.com, Gorut – Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII tidak hanya menjadi ajang pertemuan ribuan petani, nelayan, penyuluh, sarjana, dan pelaku usaha dari seluruh Indonesia di Gorontalo, tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk menikmati destinasi wisata lokal yang memikat.
Salah satu rekomendasi wisata yang menarik untuk dikunjungi adalah Pulau Dionumo di Kabupaten Gorontalo Utara.
Usai menghadiri pembukaan PENAS XVII, peserta direkomendasikan memanfaatkan waktu luang untuk berwisata sekaligus mengenal lebih dekat pesona alam Gorontalo.
Pulau Dionumo menjadi salah satu pilihan utama karena menyuguhkan panorama alam yang masih alami, mulai dari bukit hijau, laut biru yang jernih, hingga suasana tenang yang jauh dari keramaian-pikuk kota.
Surga Kecil di Ujung Utara Gorontalo
Pulau Dionumo terletak di Desa Deme II, Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara. Meskipun belum sepopuler beberapa destinasi wisata nasional lainnya, pulau ini memiliki panorama yang mampu menarik perhatian siapa pun yang berkunjung.
Berbeda dengan objek wisata bahari umumnya, Pulau Dionumo tidak hanya menyajikan pantai berpasir putih dan air laut yang jernih. Bukit-bukit hijau yang ditumbuhi ilalang menjadi ciri khas pulau ini. Dari puncaknya, pengunjung dapat menikmati pemandangan laut yang membentang luas.
Saat matahari terbit maupun menjelang senja, pemandangan di Pulau Dionumo menjadi semakin menawan. Cahaya matahari yang menyinari laut biru menciptakan lanskap yang kerap diabadikan oleh wisatawan.
Perjalanan yang Terbayar dengan Keindahan
Perjalanan menuju Pulau Dionumo memang memakan waktu sekitar tiga jam dari pusat kegiatan PENAS XVII ke Sumalata Timur. Namun, perjalanan tersebut menjadi bagian dari pengalaman wisata yang berharga.
Sepanjang perjalanan, wisatawan akan dimanjakan dengan panorama alam Gorontalo yang hijau dan asri. Setibanya di titik penyeberangan, pengunjung hanya memerlukan waktu sekitar 10 menit menggunakan perahu untuk sampai ke pulau. Tarif penyeberangan pun cukup terjangkau, berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp20 ribu per orang.
Laut Tenang dan Alam yang Masih Asri
Salah satu keunggulan Pulau Dionumo adalah kondisi lautnya yang relatif tenang. Letak geografis pulau ini melindunginya dari ombak besar, sehingga wisatawan dapat menikmati pantai dengan lebih nyaman. Angin laut yang sejuk dan suasana yang tenang membuat Dionumo menjadi tempat yang ideal untuk melepas penat. Banyak pengunjung memilih bersantai di atas bukit sambil menikmati pemandangan laut yang tak berbatas.
Surga bagi Pecinta Fotografi dan Snorkeling
Pulau Dionumo juga menawarkan berbagai spot fotografi yang menarik. Bukit hijau, pasir putih, serta gradasi warna laut menjadi latar belakang yang sempurna untuk diabadikan.
Selain itu, pesona bawah lautnya juga sangat menarik. Air yang jernih memungkinkan para wisatawan untuk menikmati terumbu karang dan biota laut, sehingga pulau ini sangat cocok bagi penggemar snorkeling dan menyelam.
Oleh-oleh Terbaik dari Gorontalo Bukan Sekadar Foto
Kehadiran ribuan peserta PENAS XVII memberikan peluang besar untuk memperkenalkan potensi wisata Gorontalo kepada masyarakat Indonesia. Pulau Dionumo menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi sebelum kembali ke daerah masing-masing.
Berkunjung ke Gorontalo rasanya belum lengkap tanpa menjejakkan kaki di pulau ini. Selain mengabadikan foto-foto indah, pengunjung juga akan mendapatkan pengalaman menikmati ketenangan alam yang masih terjaga.
Pulau Dionumo bukan sekadar objek wisata. Pulau ini menawarkan perpaduan keindahan alam, udara segar, laut yang tenang, dan panorama yang sulit dilupakan.
Bagi peserta PENAS XVII yang masih memiliki waktu di Gorontalo, destinasi ini dapat menjadi penutup perjalanan yang sempurna sekaligus memberikan kenangan indah untuk dibawa pulang. (AP/Simpulindo)












