Simpulindo.com, Gorontalo – Pendidikan masih menjadi harapan utama bagi banyak keluarga di wilayah pedesaan. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, dukungan terhadap akses pendidikan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
Melalui program Biomasa Peduli Pendidikan, Biomasa Group kembali menyalurkan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa di 15 desa binaan yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Pohuwato. Penyaluran bantuan periode Juni 2026 itu menjangkau 195 penerima manfaat dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
Direktur Biomasa Group, Zunaidi, mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia dan masa depan daerah.
“Kami ingin kehadiran perusahaan memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui program beasiswa ini, beban biaya pendidikan keluarga dapat berkurang sehingga anak-anak lebih fokus dan bersemangat dalam menempuh pendidikan,” kata Zunaidi, Minggu (21/6/2026).
Program beasiswa dilaksanakan melalui kerja sama dengan pemerintah desa. Penetapan penerima dilakukan oleh aparatur desa yang memahami kondisi sosial dan ekonomi warga, kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Kepala Desa. Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh tim CSR Biomasa Group bersama pemerintah desa kepada para siswa dan mahasiswa penerima.
Sebanyak 15 desa binaan yang berada dalam wilayah operasional PT Inti Global Laksana dan PT Banyan Tumbuh Lestari menjadi sasaran program ini. Setiap desa memperoleh alokasi enam siswa sekolah dasar, tiga siswa sekolah menengah pertama, tiga siswa sekolah menengah atas, serta satu mahasiswa.
Secara keseluruhan, program ini menjangkau 90 siswa sekolah dasar, 45 siswa sekolah menengah pertama, 45 siswa sekolah menengah atas, dan 15 mahasiswa.
Nilai bantuan yang diberikan sebesar Rp100.000 per bulan untuk siswa sekolah dasar, Rp150.000 bagi siswa sekolah menengah pertama, Rp200.000 untuk siswa sekolah menengah atas, serta Rp350.000 per bulan bagi mahasiswa.

Desa-desa penerima tersebar di Kecamatan Popayato yang meliputi Desa Telaga Biru, Trikora, dan Popayato. Di Kecamatan Popayato Timur, program menjangkau Desa Bunto, Milangodaa, Londoun, Maleo, Marisa, dan Kelapa Lima. Sementara di Kecamatan Lemito mencakup Desa Wonggarasi Barat, Wonggarasi Tengah, dan Suka Damai. Adapun di Kecamatan Wonggarasi, bantuan diberikan kepada warga Desa Yipilo dan Bukit Harapan.
Selain beasiswa bulanan, Biomasa Group juga menjalankan sejumlah program sosial lainnya. Salah satunya santunan bagi anak yatim piatu dan kaum dhuafa yang disalurkan setiap tiga bulan kepada 150 penerima manfaat atau 10 orang di setiap desa binaan.
Perusahaan juga mendukung perlindungan sosial masyarakat melalui bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan mandiri bagi warga desa binaan. Hingga pertengahan tahun ini, program itu telah menjangkau 215 peserta dari 15 desa.
Program tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Pohuwato dalam memperluas cakupan perlindungan ketenagakerjaan melalui Universal Coverage Jamsostek, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan terhadap risiko kecelakaan kerja maupun kehilangan sumber penghidupan akibat kematian pencari nafkah.
Di luar program rutin, perusahaan turut memberikan dukungan sesuai kebutuhan masyarakat, mulai dari perbaikan jalan desa dan jalan usaha tani, pembangunan tanggul sungai, penyediaan sarana air bersih, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya yang berkembang di wilayah binaan. (Adv).
Kami berkomitmen menyajikan informasi faktual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami Klik Disini https://bit.ly/4n8h1GD












