Pariwisata

Wisata Gorontalo Diserbu Peserta PENAS, Kunjungan Lampaui 500 Orang

×

Wisata Gorontalo Diserbu Peserta PENAS, Kunjungan Lampaui 500 Orang

Sebarkan artikel ini
Wisata Hiu Paus, Benteng Otanah dan Pendaratan Presiden Soekarno. Foto: Simpulindo.

simpulindo.com, Gorontalo – Antusiasme peserta Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII terhadap destinasi wisata Gorontalo terus meningkat.

Dalam tiga hari pelaksanaan kegiatan, jumlah kunjungan wisata peserta PENAS tercatat telah menembus angka 500 orang.

Lonjakan kunjungan tersebut menjadi indikator positif bagi sektor pariwisata Gorontalo yang tengah mendapat perhatian nasional melalui gelaran PENAS XVII.

Data Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo mencatat, pada hari pertama pelaksanaan kunjungan wisata terdapat sekitar 101 peserta yang mengunjungi sejumlah destinasi unggulan.

Jumlah tersebut meningkat tajam pada hari kedua dengan mencapai sekitar 378 pengunjung.

Sementara hingga hari ketiga, tercatat sedikitnya 135 peserta kembali melakukan kunjungan ke berbagai objek wisata dan lokasi studi banding.

Secara akumulatif, total kunjungan wisata peserta PENAS selama tiga hari telah melampaui 500 orang.

Pelaksana Harian (PLH) Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Romi Mage, mengatakan tingginya angka kunjungan tersebut merupakan bagian dari program wisata yang memang telah dijadwalkan oleh panitia nasional maupun panitia daerah.

Menurutnya, agenda tersebut tidak hanya memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenal potensi daerah, tetapi juga menjadi sarana promosi wisata Gorontalo kepada peserta yang datang dari seluruh Indonesia.

“Selain mengikuti kegiatan PENAS, peserta juga memiliki agenda wisata dan studi banding. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan destinasi unggulan Gorontalo kepada para tamu dari berbagai daerah,” ujar Romi, Minggu (21/6/26).

Dari sejumlah destinasi yang dikunjungi, wisata Hiu Paus menjadi lokasi yang paling banyak diminati peserta PENAS.

Selain Hiu Paus, wisata sejarah seperti Benteng Otanaha dan kawasan pendaratan pesawat Presiden Soekarno di Iluta juga masuk dalam daftar tujuan favorit peserta.

Romi menilai tingginya angka kunjungan wisata selama PENAS menunjukkan besarnya daya tarik destinasi Gorontalo di mata wisatawan nusantara.

Lebih dari sekadar kunjungan, aktivitas wisata peserta PENAS juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat di sekitar lokasi wisata.

Pelaku UMKM, kelompok sadar wisata, penyedia jasa transportasi, hingga pelaku usaha kuliner turut merasakan peningkatan aktivitas ekonomi selama berlangsungnya kegiatan nasional tersebut.

“Program wisata ini menjadi bagian penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Semakin banyak peserta yang berkunjung, semakin besar pula manfaat yang dirasakan pelaku usaha lokal di kawasan destinasi wisata,” kata Romi.

Dengan masih berlangsungnya rangkaian kegiatan PENAS XVII, jumlah kunjungan wisata diperkirakan akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan, sekaligus memperkuat promosi pariwisata Gorontalo di tingkat nasional. (Ap/Simpulindo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *