Kota Gorontalo

Tanjung Kramat Wakili Gorontalo dalam Lomba Pangan Aman Nasional 2025

×

Tanjung Kramat Wakili Gorontalo dalam Lomba Pangan Aman Nasional 2025

Sebarkan artikel ini
lomba pangan aman tingkat nasional 2025. Foto: Istimewa
lomba pangan aman tingkat nasional 2025. Foto: Istimewa

Simpulindo.com, Gorontalo – Kelurahan Tanjung Kramat, Kota Gorontalo, terpilih mewakili Provinsi Gorontalo dalam lomba pangan aman tingkat nasional 2025. Penunjukan ini menjadi capaian dari penerapan program Gerakan Masyarakat Sehat Sadar Pangan Aman (Germas Sapa) yang dijalankan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Gorontalo sejak 2024.

Pelaksana tugas Kepala BBPOM Gorontalo, Muindar, menjelaskan bahwa Germas Sapa menyasar tiga lokasi utama, yaitu kelurahan, sekolah, dan pasar. Ketiga titik tersebut menjadi tempat pelaksanaan edukasi keamanan pangan berbasis komunitas.

“Di masing-masing lokasi dibentuk tim keamanan pangan yang kemudian merekrut kader-kader lokal. Kader inilah yang melakukan edukasi ke masyarakat,” kata Muindar, Kamis (31/7/2025).

Menurutnya, pendekatan ini memberi ruang bagi masyarakat untuk turut menjaga standar pangan secara mandiri. Ia menyebut lima perwakilan dari Gorontalo berhasil lolos tahap verifikasi pusat dan menjalani proses wawancara tingkat nasional.

“Provinsi Gorontalo satu-satunya yang meloloskan lima wakil di tingkat nasional. Tapi ini bukan soal menang atau tidak. Yang penting, kesadaran masyarakat terhadap pangan aman terus tumbuh,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Tanjung Kramat, Djisman Arbie, menuturkan bahwa keberhasilan kelurahannya tak lepas dari kerja sama lintas sektor. Kader masyarakat dibentuk melalui surat keputusan lurah dan didukung oleh sejumlah dinas teknis, seperti dinas kesehatan, pendidikan, pertanian, pangan, sosial, dan lingkungan hidup.

Dalam sesi wawancara nasional yang berlangsung selama satu setengah jam, tim Gorontalo mendapat pertanyaan yang banyak menyorot isu stunting dan kesehatan pangan.

“Kelurahan Tanjung Kramat saat ini tercatat nol kasus stunting untuk tahun 2025,” tutur Djisman.

Wawancara yang melibatkan enam kementerian itu memberikan ruang bagi para kader dan perwakilan pemerintah daerah untuk memaparkan kondisi di lapangan secara langsung. Seluruh tahapan lomba telah rampung, dan hasil akhir tinggal menunggu keputusan dari panitia pusat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *