Berita

Krisis Air Bersih di Bone Pantai Belum Usai, BPBD Gorontalo Salurkan 60.000 Liter Air

×

Krisis Air Bersih di Bone Pantai Belum Usai, BPBD Gorontalo Salurkan 60.000 Liter Air

Sebarkan artikel ini
Penyaluran Air Bersih. (Foto: BPBD Provinsi Gorontalo )
Penyaluran Air Bersih. (Foto: BPBD Provinsi Gorontalo )

Simpulindo.com, Gorontalo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo kembali menyalurkan 60.000 liter air bersih kepada warga di Desa Tongo dan Desa Batu Hijau kecamatan Bone Pantai, Bone Bolango. Bantuan itu diberikan menyusul menurunnya debit sumber air yang menjadi tumpuan masyarakat selama musim kemarau.

Analis Kebencanaan Moh. Tahir Laendeng mengatakan distribusi dilakukan berdasarkan hasil asesmen lapangan sehingga bantuan dapat menjangkau wilayah yang paling membutuhkan.

Baca juga:  CELIOS Minta PBB Audit Data Pertumbuhan Ekonomi yang Dilaporkan BPS

“Distribusi air bersih 60.000 liter di Desa Tongo dan Desa Batu Hijau, ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan warga,” Kata Tahir, Selasa (4/8/2026).

Selain mendistribusikan air bersih, BPBD terus mengerahkan armada mobil tangki ke sejumlah titik terdampak. Tim di lapangan juga melakukan pemantauan berkala untuk mengetahui perkembangan kondisi kekeringan sekaligus menentukan lokasi prioritas penyaluran berikutnya.

Baca juga:  KPK Tahan Immanuel Ebenezer, Skandal Pemerasan Sertifikat K3 Rugikan Rp 81 Miliar

Upaya penanganan, kata Tahir, tidak hanya mengandalkan pemerintah provinsi. Kolaborasi dengan pemerintah kabupaten, pemerintah desa, TNI, Polri, dan relawan menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

“Hari ini kami bersama Polsek Bone Pantai menyalurkan air bersih kepada masyarakat. Kolaborasi seperti ini menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana kekeringan. Dengan dukungan semua pihak, kami berharap kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi hingga kondisi kembali normal,” ujarnya.

Baca juga:  Pemerintah Mulai Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Minyakita Oktober–November 2025

BPBD juga mengimbau masyarakat memanfaatkan bantuan air bersih secara hemat. Pasalnya, musim kemarau diperkirakan masih berlangsung sehingga pengelolaan air menjadi kunci untuk menjaga ketersediaan kebutuhan sehari-hari. (An/Simpulindo).


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp simpulindo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *