Simpulindo.com, Gorontalo – Harapan sebagian warga Kota Gorontalo terhadap bantuan sosial dari pemerintah provinsi kembali menjadi perbincangan. Program Bantuan Langsung Pangan Pangan dan Gizi (BLP3G) yang disalurkan Pemerintah Provinsi Gorontalo ternyata tidak memasukkan Kota Gorontalo sebagai wilayah penerima.
Kondisi itu memantik perhatian DPRD Kota Gorontalo. Ketua DPRD Kota Gorontalo Irwan Hunawa menyampaikan masih banyak warga di ibu kota provinsi yang membutuhkan uluran bantuan, terutama dalam situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
“Masyarakat yang ada di Kota Gorontalo juga masih ada yang butuh bantuan sosial dari provinsi,” kata Irwan, Selasa (10/3/2026).
Bagi Irwan, hubungan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota tidak dapat dipisahkan. Kota Gorontalo menjadi bagian dari ekosistem pemerintahan daerah yang semestinya mendapat perhatian yang sama dalam kebijakan bantuan sosial.
Karena itu, DPRD Kota Gorontalo mendorong adanya langkah bersama agar distribusi bantuan dapat menjangkau seluruh wilayah di Provinsi Gorontalo.
“Hubungan antara provinsi tidak bisa lepas dengan Kota Gorontalo dan pemerintah kota. Maka ini perlu juga diperjuangkan oleh teman-teman anggota DPRD yang mewakili Kota Gorontalo agar mempresur gubernur supaya penyaluran bantuan bisa merata di lima kabupaten dan satu kota Gorontalo. Itu wajib hukumnya dari provinsi,” ujarnya.
Irwan memahami pemerintah daerah sedang menghadapi kebijakan efisiensi anggaran. Kendati begitu, rasa keadilan dalam pelayanan publik tetap menjadi harapan masyarakat.
“Semua mendapatkan efisiensi, tetapi meramu bagaimana pemerintahan yang adil itu sangat penting, sebab masyarakat sangat mengharapkan adanya keadilan dalam pemerintahan,” ucapnya.
DPRD Kota Gorontalo berencana menindaklanjuti aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. Peluang masih terbuka karena penganggaran tahun 2026 memungkinkan adanya pergeseran anggaran untuk program yang dianggap mendesak.
“Oleh sebab itu saya mewakili rakyat Kota Gorontalo untuk menindaklanjuti isu bahwa Kota Gorontalo tidak mendapatkan bantuan sosial dari provinsi. Insya Allah pada 2026 penganggaran masih ada pergeseran. Ketika tidak dianggarkan di induk, maka ada perubahan dalam pergeseran untuk memprogramkan kegiatan serupa bagi bantuan di Kota Gorontalo,” Pungkas Irwan. (An/Simpulindo).
Kami berkomitmen menyajikan informasi faktual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami Klik Disini https://bit.ly/4n8h1GD












