Kabupaten Gorontalo Utara

Revitalisasi SDN 11 Ilotunggula Berpolemik, Unsur Komite Tidak Dilibatkan, Kadis Pendidikan Minta Ditinjau Ulang

×

Revitalisasi SDN 11 Ilotunggula Berpolemik, Unsur Komite Tidak Dilibatkan, Kadis Pendidikan Minta Ditinjau Ulang

Sebarkan artikel ini

simpulindo.com, Gorut – Pembentukan panitia pelaksana program revitalisasi SDN 11 Ilotunggula, Kecamatan Tolinggula, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), menuai sorotan.

Ketua Komite Sekolah, Effendy Bone, mengaku tidak pernah dilibatkan maupun diberi informasi terkait pembentukan panitia tersebut.

Menurut Effendy, dirinya baru mengetahui adanya program revitalisasi sekolah setelah proses pembentukan panitia berjalan.

Padahal, sebagai Ketua Komite SDN 11 Ilotunggula, ia menilai komite memiliki peran penting sebagai mitra sekolah dalam setiap pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kepentingan sekolah.

“Saya tidak pernah diberitahu. Tidak ada undangan rapat, tidak ada pemberitahuan sama sekali. Padahal saya Ketua Komite di sekolah itu,” ujar Effendy.

Ia mempertanyakan alasan tidak dilibatkannya unsur komite dalam pembentukan panitia pembangunan yang akan mengelola program revitalisasi tersebut.

Menurutnya, komite sekolah merupakan representasi orang tua murid dan masyarakat yang selama ini menjadi mitra sekolah.

“Kalau memang komite sudah tidak digunakan lagi, harus dijelaskan. Tapi kalau masih menjadi mitra sekolah, seharusnya dilibatkan dalam pengambilan keputusan yang menyangkut kepentingan sekolah,” katanya.

Effendy juga mengaku khawatir tidak adanya keterlibatan komite dapat menimbulkan persoalan di kemudian hari, terutama terkait pengawasan pelaksanaan pekerjaan dan penggunaan material bangunan.

Menurutnya, masyarakat kerap menanyakan berbagai hal terkait program sekolah kepada komite.

Namun dalam kasus revitalisasi SDN 11 Ilotunggula, dirinya tidak memiliki informasi yang cukup untuk menjawab pertanyaan warga.

“Kalau masyarakat bertanya, kami tidak bisa menjelaskan karena memang tidak tahu. Padahal komite adalah perpanjangan tangan masyarakat di sekolah,” tambahnya.

Selain mempertanyakan legalitas pembentukan panitia, Effendy juga meminta Dinas Pendidikan Gorontalo Utara memberikan perhatian terhadap proses tersebut, termasuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gorontalo Utara, Irwan Usman, menegaskan bahwa unsur komite sekolah seharusnya menjadi prioritas utama dalam pembentukan panitia pembangunan revitalisasi sekolah.

Menurut Irwan, pihaknya sejak awal telah menginstruksikan agar unsur-unsur yang tergabung dalam organisasi komite sekolah dilibatkan dalam program revitalisasi karena komite merupakan mitra resmi sekolah yang mewakili orang tua siswa.

“Prioritas utama itu unsur komite sekolah. Mereka adalah mitra sekolah dan keterwakilan orang tua murid. Seharusnya dilibatkan dalam kepanitiaan,” kata Irwan saat dikonfirmasi.

Ia mengaku menyayangkan apabila dalam pembentukan panitia revitalisasi SDN 11 Ilotunggula unsur komite justru tidak dilibatkan.

Bahkan, menurutnya, pembentukan panitia tersebut juga belum dilaporkan secara resmi kepada Dinas Pendidikan.

Karena itu, Dinas Pendidikan berencana melakukan peninjauan terhadap susunan panitia yang telah dibentuk untuk memastikan seluruh persyaratan dan unsur keterwakilan terpenuhi.

“Kami meminta dilakukan peninjauan kembali terhadap panitia pembangunan agar sesuai ketentuan dan melibatkan unsur komite sekolah,” tegasnya.

Irwan menambahkan bahwa program revitalisasi sekolah merupakan program strategis nasional yang harus dijalankan secara transparan, akuntabel, dan melibatkan seluruh pihak terkait guna menjaga stabilitas pelaksanaan program.

“Kalau terjadi persoalan dalam pelaksanaan program, yang dirugikan bukan hanya sekolah, tetapi juga daerah. Karena itu kami akan melakukan pembinaan agar hal seperti ini tidak terulang,” pungkasnya.

Semntara Pihak Sekolah Belum memberikan keterangan, Pihak redaksi Terus berupaya bahkan telah menghubungi berulang kali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *