Kabupaten Gorontalo Utara

Persiapan PENAS XVII Capai 95 Persen, Gorontalo Sangat Siap Jadi Tuan Rumah Nasional

×

Persiapan PENAS XVII Capai 95 Persen, Gorontalo Sangat Siap Jadi Tuan Rumah Nasional

Sebarkan artikel ini

simpulindo.com, Gorontalo – Pemerintah Provinsi Gorontalo memastikan kesiapan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Gorontalo. Sejumlah fasilitas utama dan lokasi kegiatan kini telah memasuki tahap akhir penyelesaian.

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengatakan progres persiapan pelaksanaan PENAS XVII telah mencapai 90 hingga 95 persen.

Saat ini pekerjaan yang dilakukan lebih difokuskan pada tahap finishing dan perapihan di sejumlah titik pelaksanaan kegiatan.

“Secara persentase sudah 90 sampai 95 persen karena pekerjaannya tinggal finishing dan perapihan,” ujar Gusnar, Selasa (17/6/26).

Dalam peninjauan tersebut, Gusnar bersama jajaran panitia dan pemerintah daerah memastikan seluruh sarana pendukung telah siap digunakan.

Menurutnya, terdapat dua lokasi utama yang menjadi pusat aktivitas selama pelaksanaan PENAS XVII, yakni area upacara pembukaan dan penutupan serta kawasan Gelar Teknologi.

Kedua lokasi tersebut diproyeksikan menjadi titik dengan jumlah kunjungan terbesar karena akan menampung ribuan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

Selain menjadi pusat kegiatan utama, kawasan Gelar Teknologi juga dilengkapi area pameran, media center, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

“Tadi kami sudah melakukan pengecekan tempat-tempat yang akan menjadi pusat pelaksanaan PENAS XVII. Ada dua yang menonjol, yakni lokasi upacara pembukaan dan penutupan, kemudian lokasi gelar teknologi yang dilengkapi dengan area pameran dan fasilitas pendukung lainnya, termasuk media center. Kami nyatakan bahwa PENAS XVII di Limboto, Kabupaten Gorontalo, siap dilaksanakan,” tegasnya.

Pelaksanaan PENAS XVII tidak hanya menjadi ajang pertemuan para petani dan nelayan dari seluruh Indonesia, tetapi juga akan menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Salah satunya adalah pertunjukan budaya dari seluruh kontingen peserta yang dijadwalkan tampil setiap malam selama kegiatan berlangsung.

Atraksi budaya tersebut akan menjadi wadah promosi keberagaman seni dan tradisi daerah, sekaligus memberikan nuansa berbeda dalam penyelenggaraan PENAS tahun ini.

Selain itu, pemerintah daerah juga telah menyiapkan agenda kunjungan ke sejumlah destinasi wisata unggulan Gorontalo.

Program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berkesan bagi peserta yang datang dari berbagai daerah sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata daerah.

Suasana kawasan pelaksanaan PENAS XVII pun mulai menunjukkan geliat sebuah festival nasional.

Berbagai fasilitas seperti area pameran, gelar teknologi pertanian, media center, hingga panggung budaya telah dipersiapkan untuk menjadi pusat aktivitas peserta dan masyarakat selama enam hari pelaksanaan kegiatan.

Gusnar menilai penyelenggaraan PENAS XVII memiliki nilai historis bagi Gorontalo. Menurutnya, kegiatan nasional tersebut menjadi yang pertama kali digelar di kawasan Indonesia Timur bagian utara.

“Ini menjadi catatan sejarah bagi Gorontalo. PENAS XVII pertama kali digelar di wilayah Indonesia Timur bagian utara dan antusiasme peserta sangat tinggi,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan PENAS XVII, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap dapat memperkenalkan berbagai potensi daerah, mulai dari sektor pertanian, perikanan, budaya, hingga pariwisata kepada masyarakat Indonesia.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring serta pertukaran inovasi di bidang pertanian dan perikanan nasional. (Ap/Simpulindo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *