Olahraga

Laga Melawan Arab Saudi dan Jepang, Ajang Pembuktian Indonesia Tuan Rumah Yang Baik

×

Laga Melawan Arab Saudi dan Jepang, Ajang Pembuktian Indonesia Tuan Rumah Yang Baik

Sebarkan artikel ini
Gambar Ilustrasi. Foto Pixabay
Gambar Ilustrasi. Foto Pixabay

Simpulindo.com, – Laga Timnas Indonesia melawan Jepang dan Arab Saudi menjadi kesempatan untuk membuktikan Indonesia adalah tuan rumah yang ramah dan aman.

Untuk membuktikan hal itu, PSSI menyiapkan standar keamanan yang ketat untuk laga Indonesia melawan Arab Saudi dan Jepang. Pertandingan ini akan berlangsung pada tanggal 15 dan 19 November 2024 dalam babak lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Tim tamu diingatkan untuk tetap tenang dan tidak perlu merasa takut.

Baca juga:  Ronaldo Bawa Al Nassr Menang 3-1 atas Al Khaleej

Federasi menyiapkan standar keamanan baru untuk laga mendatang dengan memperkenalkan sistem Garuda ID, serta 103 CCTV di seluruh penjuru SUGBK.

“Bagi pertandingan Timnas, saya rasa penting bagi suporter kita untuk turut menjaga keamanan, termasuk bagi suporter tamu,” kata Erick Thohir. Minggu (10/11/2024).

“Kemarin di sosial media, bahkan saya melihat ada seorang suporter Australia duduk sendirian di tengah suporter Indonesia. Tidak terjadi apa-apa tuh,” imbuhnya.

Baca juga:  Komisi X DPR RI Desak PSSI Transparan Terkait Pemecatan Shin Tae-yong

Erick menegaskan, Indonesia merupakan bangsa yang sangat ramah, dan mempersilahkan para suporter dari masing-masing negara untuk datang menonton pertandingan di SUGBK.

Selain itu, Ketua PSSI ini juga Thohir menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan berbagai pihak, dengan prinsip saling menghormati tanpa merendahkan. Suporter harus selalu menjaga sikap yang adil untuk mencegah terjadinya situasi yang tidak diinginkan.

Baca juga:  Garuda Muda Tembus Perempat Final, Erick Thohir: Kami Siapkan Mental Tim

“Misalnya, kalau wasitnya tidak adil, kita sebagai bangsa pasti akan bereaksi. Nah, jika kepemimpinan wasitnya baik, seperti saat melawan China, saya kira bangsa kita juga akan menghargainya. Jadi, tidak perlu ditakuti. Jangan pula termakan dengan propaganda menyesatkan bahwa bangsa kita adalah bangsa terbelakang,” Pungkasnya.


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp simpulindo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *