Pendidikan

Koalisi Anti Kekerasan Desak UNG Bentuk Tim Investigasi Ulang Kasus Kematian Jeksen

×

Koalisi Anti Kekerasan Desak UNG Bentuk Tim Investigasi Ulang Kasus Kematian Jeksen

Sebarkan artikel ini
Iksan Arsyl Karim saat berorasi. Foto: Arlan
Iksan Arsyl Karim saat berorasi. Foto: Arlan

Simpulindo.com, Gorontalo – Insiden tragis yang merenggut nyawa mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Muhammad Jeksen, masih menyisakan duka sekaligus kegelisahan di tengah masyarakat.

Dalam upaya menuntut keadilan dan transparansi, Koalisi Anti Kekerasan bersama keluarga korban menggelar aksi damai di kampus UNG. Aksi tersebut menuntut pihak universitas mengambil langkah tegas untuk mengungkap fakta di balik peristiwa yang memilukan itu.

Baca juga:  Ribuan PGRI Aksi di Pengadilan Negeri Andolo, Minta Guru Supriyani Dibebaskan

Salah satu tuntutan utama adalah pembentukan ulang tim investigasi dengan melibatkan keluarga korban. Koordinator lapangan aksi, Iksan Arsyl Karim, menilai hasil investigasi yang dilakukan Fakultas Ilmu Sosial belum menunjukkan keterbukaan.

“Kami berharap Rektor dapat segera menanggapi tuntutan ini,” tegas Iksan, Rabu (1/10/2025).

Ikasan juga meminta agar seluruh panitia dan pengurus organisasi Mapala Butaiyo Nusa (BTN) Fakultas Ilmu Sosial UNG yang terlibat dalam proses kaderisasi dikeluarkan dari kampus dan Mapala BTN dibekukan.

Baca juga:  Renovasi Asrama Mahasiswa Gorontalo di Bogor: Ditinggal Pemerintah, Diselamatkan Donatur

“Mereka telah melakukan kesalahan besar dalam proses kaderisasi yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang mahasiswa. Kami yakin Rektor tidak akan menutup mata terhadap hal ini dan akan memberikan sanksi tegas,” ujar Iksan.

Aksi damai ini merefleksikan kepedulian publik terhadap keselamatan mahasiswa serta harapan akan hadirnya keadilan bagi korban. Koalisi Anti Kekerasan bersama keluarga korban berkomitmen untuk terus mengawal jalannya investigasi hingga tuntas. (AN/Simpulindo).

Baca juga:  Dua Siswa Tak Ikut Ujian, DPRD Minta Sekolah dan Dinas Bertindak Cepat

Dalam kondisi yang penuh ketidakpastian, simpulindo.com berkomitmen menyajikan informasi factual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami Klik Disini https://bit.ly/4n8h1GD


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp simpulindo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *