Kabupaten Gorontalo Utara

Evaluasi 100 Hari Kerja, Thariq Tekankan Kinerja Bukan Seremonial

×

Evaluasi 100 Hari Kerja, Thariq Tekankan Kinerja Bukan Seremonial

Sebarkan artikel ini
Foto: Adrian
Foto: Adrian

Simpulindo.com, Gorut – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) menggelar pemaparan dan evaluasi 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati periode 2025–2030. Suasana acara berlangsung hangat, menjadi ruang refleksi bagi seluruh jajaran pemerintahan dalam menilai capaian awal dan arah pembangunan daerah.

Bupati Kab. Gorut, Thariq Modanggu menjelaskan bahwa kegiatan evaluasi ini bukan agenda seremonial semata, melainkan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga akuntabilitas dan efektivitas kinerja.

Baca juga:  Batu Pertama Revitalisasi Nasional 2026 Resmi Diletakkan Bupati Gorut

“Evaluasi ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan setiap langkah membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Kinerja bukan sekadar laporan semata,” ucap Thariq, Jumat (7/11/2025).

Selain itu, Thariq juga menegaskan, hasil evaluasi akan dijadikan acuan dalam perencanaan program kerja berikutnya.

“Pemkab Gorut komitmen untuk membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, kolaboratif, dan berorientasi hasil, guna mewujudkan daerah yang maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Gorut memberikan penghargaan kepada sejumlah OPD dan individu berprestasi sebagai hasil dari evaluasi kinerja mereka. Penghargaan mencakup beberapa kategori, antara lain individu terbaik, kinerja program terbaik, inovasi video kreatif OPD, pengelolaan data terbaik dan terburuk, pengelolaan aset terbaik dan terburuk, serta camat paling positif dan inspiratif.

Baca juga:  Kebijakan Thariq Modanggu H2PB Mulai Terlihat di Biau Pasca Banjir

Penyerahan sertifikat dan hadiah bagi penerima penghargaan dilakukan usai penandatanganan berita acara evaluasi.

Untuk diketahui, kegiatan ini dihadiri Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu bersama Wakil Bupati, serta para asisten, kepala dinas, kepala badan, sekretaris dinas dan badan, hingga camat. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diberi waktu sekitar tiga menit untuk memaparkan capaian dan inovasi program selama 100 hari pertama masa kerja. (AP/Simpulindo).

Baca juga:  Dana Ketahanan Pangan Desa Dulukapa Disorot, Aktivis Desak Inspektorat lakukan Pemeriksaan 

simpulindo.com berkomitmen menyajikan informasi faktual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami Klik Disini https://bit.ly/4n8h1GD


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp simpulindo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *