Kota Gorontalo

ASN Kota Gorontalo Demo, Desak BSG Kembalikan Aset dan Dana Rp34 Miliar

×

ASN Kota Gorontalo Demo, Desak BSG Kembalikan Aset dan Dana Rp34 Miliar

Sebarkan artikel ini

Simpulindo.com, Gorontalo – Ribuan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Gorontalo menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Cabang Bank SulutGo (BSG) Gorontalo, Kamis (13/11/2025). Aksi berlangsung damai di bawah pengawasan aparat keamanan.

Para ASN menuntut BSG mengembalikan aset lahan milik Pemerintah Kota Gorontalo yang digunakan sebagai kantor cabang, serta dana penyertaan modal senilai Rp34 miliar.

“Kembalikan aset lahan dan saham sebesar Rp34 miliar,” teriak salah satu orator dari atas mobil komando.

Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyatakan pemerintah daerah mendesak penyelesaian persoalan aset dan penyertaan modal tersebut. Pemerintah kota, katanya, tengah merencanakan pembangunan kantor wali kota yang baru dan membutuhkan kepastian dari pihak BSG.

“Kalau bisa dipercepat, jangan diperlambat. Kami membutuhkan kejelasan ini. Rencananya, pembangunan kantor wali kota akan melibatkan BSG. Jika BSG bersedia meminjamkan dana sebesar Rp40 miliar, pembayarannya akan dipotong dari dividen saham milik pemerintah kota di BSG. Itu solusi yang kami tawarkan,” kata Adhan, usai aksi unjuk rasa.

Adhan mengatakan, pemerintah daerah berharap BSG bersikap bijak dan terbuka terhadap usulan yang disampaikan.

“Intinya kami ingin membangun kantor wali kota baru. Kami tunggu tindak lanjut dari BSG minggu depan,” ujar Adhan.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah BSG Gorontalo, Rudianto Katili, menyebut hasil pertemuan dengan pemerintah kota akan segera dilaporkan ke kantor pusat.

“Kami sudah berdiskusi dengan pihak pemerintah kota. Semua tuntutan hari ini akan kami sampaikan ke kantor pusat. Sebagai pimpinan wilayah, saya menjamin akan ada tindak lanjut,” kata Rudianto.

Menurut Rudianto, manajemen BSG pusat berencana mengirim jajaran direksi atau komisaris ke Gorontalo untuk bertemu langsung dengan Wali Kota Adhan Dambea.

“Kami sudah berkoordinasi. Rencananya, Senin depan direksi akan datang ke Gorontalo untuk membahas persoalan ini secara langsung,” ucapnya.

Rudianto menjelaskan, tuntutan pemerintah kota mencakup dua hal utama, yaitu pengembalian aset berupa tanah dan gedung, serta penarikan dana penyertaan modal yang mencapai Rp34 miliar.

“Komunikasi awal sudah dilakukan, namun pemerintah kota membutuhkan kepastian. Itu yang akan kami bawa ke kantor pusat,” tutur Rudianto.

Aksi unjuk rasa yang berlangsung selama beberapa jam itu berjalan tertib. Setelah menyampaikan aspirasi, para ASN membubarkan diri dengan damai. Pemerintah Kota Gorontalo menyatakan akan menunggu hasil pembahasan di tingkat direksi BSG sebelum mengambil langkah lanjutan. (An/Simpulindo).

simpulindo.com berkomitmen menyajikan informasi faktual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami Klik Disini https://bit.ly/4n8h1GD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *