Simpulindo.com, Gorontalo – Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Provinsi Gorontalo menarik perhatian investor saat mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Gorontalo, Sabtu (20/6/26).
Melalui stan pameran, APRI memperkenalkan potensi batu galena dari Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, dan Gorontalo Utara. Selain logam mulia, batu galena menjadi salah satu komoditas mineral yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Sejumlah investor dari luar daerah langsung menunjukkan ketertarikan terhadap potensi tersebut. Mereka menilai batu galena Gorontalo memiliki peluang besar untuk mendukung pengembangan industri hilirisasi.
Promosikan Tambang Rakyat Berkelanjutan
Sekretaris APRI Provinsi Gorontalo, Taufik Hiola, mengatakan promosi ini membuka peluang investasi baru bagi sektor pertambangan rakyat.
Menurutnya, APRI tidak hanya menawarkan potensi mineral. Organisasi itu juga mendorong pengelolaan tambang yang legal, aman, dan ramah lingkungan.
“Kami ingin memastikan setiap aktivitas tambang rakyat berakhir dengan lahan yang lebih produktif. Koperasi menjadi motor penggerak reklamasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” kata Taufik.
Dorong Reklamasi Hijau Pascatambang
APRI menjalankan Program Reklamasi Hijau Pascatambang melalui koperasi penambang rakyat di lima kabupaten di Gorontalo.
Program itu memulihkan lahan bekas tambang dengan menanam kelapa genjah dan aren genjah. Kedua komoditas tersebut memiliki nilai ekonomi dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Taufik menegaskan reklamasi menjadi bagian penting dari pengelolaan tambang rakyat yang berkelanjutan. Langkah itu juga memperkuat upaya menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Stan APRI Dikunjungi Pejabat Daerah
Stan APRI juga menarik perhatian jajaran pemerintah daerah. Sejumlah bupati, wakil bupati, sekretaris daerah, serta kepala dinas yang membidangi koperasi, perindustrian, dan perdagangan mengunjungi stan tersebut.
Melalui keikutsertaan di PENAS XVII, APRI berharap semakin banyak investor yang melirik potensi mineral Gorontalo. Organisasi itu juga ingin mendorong investasi hijau dan memperkuat praktik pertambangan rakyat yang berkelanjutan. (AP/simpulindo)












