Simpulindo.com, Gorontalo – Prosesi wisuda sebuah perguruan tinggi swasta di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, diwarnai kejadian tidak lazim. Sejumlah karangan bunga bernada tudingan “pelakor” terpajang di area depan dan pelataran hotel berbintang yang menjadi lokasi acara kelulusan.
Dua karangan bunga menampilkan tulisan bernada tuduhan disertai nama serta foto seorang wisudawati. Karangan bunga lainnya berisi ungkapan “turut berduka cita” yang dipadukan dengan kalimat bernada sindiran. Satu papan ucapan bahkan memelesetkan ucapan selamat kelulusan menjadi pesan bernuansa olok-olok.
Foto dan video kejadian tersebut cepat menyebar di media sosial. Rekaman yang beredar memperlihatkan seorang perempuan berinisial RSK, mengaku sebagai istri sah dari seorang pria yang diduga terlibat persoalan rumah tangga, mendatangi wisudawati berinisial TA. Momen itu terjadi ketika TA berjalan di bagian belakang ballroom setelah menerima ijazah.
Dalam rekaman itu, sosok RSK tampak mengikuti langkah TA sambil merekam dengan ponsel.
“Kasihannya ini pelakor, tidak ada malunya ini perempuan,” ujar RSK dalam video tersebut.
Ketegangan meningkat ketika RSK menarik tangan TA yang berusaha melanjutkan langkah tanpa menanggapi.
“Kenapa ini saya tidak tahu,” ujar TA dalam situasi yang terekam itu.
Keributan sempat terjadi di area belakang kursi wisudawan sebelum akhirnya dilerai sejumlah tamu yang berada di dekat lokasi.
simpulindo.com berkomitmen menyajikan informasi faktual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami Klik Disini https://bit.ly/4n8h1GD












