Simpulindo.com, Gorut – Ribuan penari memadati Halaman kantor Bupati Pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Gorontalo Utara, Jumat (24/4/26) dalam gelaran Tarian Dana-Dana kolosal yang mencetak sejarah baru di Provinsi Gorontalo.
Sekitar 2.015 peserta dari berbagai unsur tampil serentak dalam balutan busana kebaya putih, menciptakan pemandangan yang memukau sekaligus sarat makna budaya.
Kegiatan ini menjadi yang pertama kali digelar dalam skala besar di provinsi Gorontalo
Pagelaran tersebut tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga simbol kuat komitmen daerah dalam menjaga dan melestarikan adat serta budaya Gorontalo di tengah arus modernisasi.
Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menegaskan bahwa Tarian Dana-Dana kolosal ini merupakan tonggak sejarah bagi daerah maupun Provinsi Gorontalo.
“Ini adalah sejarah pertama di Provinsi Gorontalo. Kegiatan besar seperti ini hanya dilaksanakan di Gorontalo Utara sebagai bentuk komitmen kita menjaga budaya,” ujarnya
Ia menekankan, di balik gerakan tarian yang ditampilkan, terdapat nilai-nilai kebersamaan yang kuat.
Mulai dari persatuan, kolaborasi, hingga dukungan lintas sektor yang menyatu dalam satu panggung budaya.
“Di dalamnya ada persatuan, ada kolaborasi, dan ada dukungan semua pihak,” tambahnya.
Kemeriahan semakin terasa dengan keterlibatan berbagai elemen, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, desa, hingga masyarakat umum dan Tim Penggerak PKK.
Seluruh peserta tampil kompak, mencerminkan semangat gotong royong dan identitas daerah.
Menariknya, Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara turut ambil bagian langsung dalam tarian tersebut.
Kehadiran keduanya di tengah peserta semakin membangkitkan semangat dan antusiasme, sekaligus mempererat kedekatan antara pemimpin dan masyarakat.
Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan ini juga memberi dampak positif bagi perekonomian lokal.
Perayaan yang melibatkan ribuan orang tersebut turut menggerakkan sektor UMKM, terutama di sekitar lokasi kegiatan.
Dengan kemasan kolosal dan partisipasi luas masyarakat, Tarian Dana-Dana di HUT ke-19 Gorontalo Utara tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi momentum penting dalam memperkuat jati diri budaya daerah. (Ap/simpulindo)












