Simpulindo.com, Gorontalo – Polresta Gorontalo Kota menetapkan dua orang berinisial AR sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan yang terjadi di Pasar Sentral Kota Gorontalo pada Sabtu (6/12) malam. Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 23.00 itu terekam video dan sempat beredar luas di media sosial.
Kapolresta Gorontalo Kota Kombes Pol Suryono menyampaikan bahwa proses penegakan hukum berlangsung cepat tak lama setelah laporan diterima.
“Kami sudah memeriksa tujuh saksi dan mengamankan dua orang yang diduga pelaku. Keduanya berinisial AR,” kata Kombes Pol. Suryono, Senin (8/12/2025).
Kedua pelaku disangkakan menggunakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, disertai penerapan aturan lain terkait penggunaan senjata tajam.
“Penetapan tersangka kami lakukan berdasarkan rekaman video dan keterangan para saksi,” ujarnya.
Motif penganiayaan disebut berkaitan dengan persoalan lama. Dari hasil pemeriksaan, tindakan itu dipicu dendam lama yang pernah muncul di media sosial.
“Saat bertemu di pasar sentral, tidak ada acara percakapan. Pelaku langsung melakukan penganiayaan,” ucap Suryono.
Salah satu AR menyerang korban menggunakan senjata tajam. Ada 10 kali serangan, terdiri dari tujuh tebasan dan tiga tusukan.
“Visum menunjukkan sembilan luka di tubuh korban, mulai dari tangan hingga punggung,” ungkap Suryono.
Rekaman video yang beredar juga menampilkan kehadiran Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian.
“Seluruh pihak yang terlihat dalam rekaman akan kami panggil sebagai saksi untuk memperkuat penyelidikan,” tambahnya.
Usain melakukan penganiayaan, pelaku disebut menyerahkan diri beberapa saat setelah kejadian.
“Setelah melakukan tindakan pengeroyokan, pelaku langsung datang ke Polresta pada malam itu juga,” tutur Suryono.
Polisi memastikan pengamanan di Pasar Sentral akan ditingkatkan. Selain memberdayakan satuan pengamanan pasar, patroli rutin yang sudah berjalan setiap malam akan diperkuat untuk memastikan keamanan warga.
Kombes Pol. Suryono menegaskan, pengamanan wilayah sebenarnya sudah ditingkatkan sejak dirinya menjabat Kapolresta. Personel Polres dan Polsek disebut telah dikerahkan untuk menjaga area yang menjadi pusat aktivitas warga, termasuk sentra-sentra keramaian seperti Pasar Sentral. (An/Simpulindo).
simpulindo.com berkomitmen menyajikan informasi faktual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami Klik Disini https://bit.ly/4n8h1GD












