Provinsi Gorontalo

KPPN Dorong Percepatan Penyerapan Anggaran di Gorontalo

×

KPPN Dorong Percepatan Penyerapan Anggaran di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Gorontalo, Arif Rokhman saat membuka kegiatan forum konsultasi publik dan Press Conference APBN dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Agustus 2025. Foto: Dok. RRI
Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Gorontalo, Arif Rokhman saat membuka kegiatan forum konsultasi publik dan Press Conference APBN dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Agustus 2025. Foto: Dok. RRI

Simpulindo.com, Gorontalo – Menjelang akhir triwulan ketiga 2025, seluruh satuan kerja kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah di Provinsi Gorontalo diminta mempercepat penyerapan anggaran masing-masing.

Penekanan itu disampaikan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Gorontalo, Arif Rokhman, saat membuka forum konsultasi publik serta konferensi pers APBN dan evaluasi pelaksanaan anggaran Agustus 2025 di Kantor KPPN Gorontalo, Rabu (24/9/2025).

Hingga 31 Agustus 2025, realisasi APBN secara nasional tercatat Rp1.960,3 triliun atau 54,1 persen, termasuk belanja pemerintah di Provinsi Gorontalo.

“Jelang akhir triwulan ketiga, kami harapkan realisasi belanja bisa lebih digenjot sesuai target,” kata Arif.

Menurut Arif, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan atensi khusus terhadap capaian belanja satuan kerja dan pemerintah daerah. Langkah tersebut dinilai penting guna mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk di Gorontalo.

Pada Oktober mendatang, Kementerian Keuangan akan melakukan monitoring serta evaluasi terhadap sisa anggaran yang belum terserap. Anggaran yang tidak termanfaatkan berpotensi dialihkan ke program lain yang lebih membutuhkan.

“Harapan kami, di Gorontalo penyerapan anggaran bisa lebih cepat. Jangan sampai ada yang dipotong, direvisi, atau dialihkan ke tempat lain,” pungkas Arif. (AN/Simpulindo).

Dalam kondisi yang penuh ketidakpastian, simpulindo.com berkomitmen menyajikan informasi factual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami https://bit.ly/4n8h1GD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *