Simpulindo.com, Gorontalo – Kebijakan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, yang menghentikan penyediaan konsumsi pada setiap rapat organisasi perangkat daerah membuka percakapan baru mengenai efisiensi anggaran di tingkat birokrasi. Langkah sederhana itu mendapat sambutan positif dari DPRD Kota Gorontalo.
Dukungan datang dari Anggota DPRD Kota Gorontalo Fraksi PDI Perjuangan, Husain Hasan. Menurutnya, disiplin anggaran tidak bisa hanya dilakukan pada pos-pos besar. Pembenahan justru harus dimulai dari kebiasaan kecil yang sering luput dari perhatian.
“Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengelola anggaran secara lebih bertanggung jawab,” kata Husain, Senin (1/12/2025).
Husain menilai pengalihan belanja konsumsi rapat ke sektor pelayanan publik akan memberikan manfaat yang lebih jelas bagi masyarakat. Sektor strategis seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur dasar, serta program pemberdayaan warga bisa memperoleh tambahan dukungan fiskal.
“Jika penghematan dilakukan secara konsisten, daerah dapat memperbaiki kualitas layanan sekaligus memperkuat fondasi pembangunan,” ujar Husain.
Husain mengatakan, reformasi anggaran tidak selalu dimulai dari kebijakan besar. Kadang, sebuah perubahan justru lahir dari keputusan paling sederhana yakni ruang rapat tanpa minuman gratis, namun dengan kesadaran baru bahwa setiap rupiah harus dikelola secara akuntabel.
“Selama kebijakan memberi manfaat bagi tata kelola, DPRD akan terus mendukung,” ucap Husain.
Sebelumnya, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea menyampaikan bahwa tidak ada lagi fasilitas seperti kosumsi untuk setiap rapat OPD. Hal ini dilakukan sebagai langkah kongkret untuk menekan pengeluaran-pengeluaran kecil yang sifatnya berulang.
“Jadi tiap rapat bawa minuman sendiri-sendiri,” kata Adhan. (An/Simpulindo).
simpulindo.com berkomitmen menyajikan informasi faktual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami Klik Disini https://bit.ly/4n8h1GD












