Berita

Aliansi Masyarakat Tomini: Aktivitas Batu Hitam Menjadi Penopang Ekonomi Warga

×

Aliansi Masyarakat Tomini: Aktivitas Batu Hitam Menjadi Penopang Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini
warga Tomini, Ojek Tambang. Foto: Ist
warga Tomini, Ojek Tambang. Foto: Ist

Simpulindo.com, Bolsel – Aliansi Masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, khususnya dari Kecamatan Tomini, menyatakan keberatan atas beredarnya video di media sosial yang mengatasnamakan masyarakat Tomini sebagai pihak yang menolak aktivitas pertambangan batu hitam di wilayah tersebut.

Edu, seorang pemuda asal Kecamatan Tomini, menegaskan bahwa isi video tersebut tidak merepresentasikan pandangan seluruh masyarakat.

Menurut dia, terdapat banyak warga yang justru menggantungkan penghidupan dari aktivitas usaha batu hitam.

“Kami ingin menegaskan bahwa video yang beredar tidak mewakili suara masyarakat Kecamatan Tomini secara keseluruhan. Di lapangan, banyak masyarakat yang memperoleh penghasilan dari aktivitas batu hitam. Karena itu, kami menolak jika ada pihak yang mengatasnamakan seluruh warga untuk menyatakan penolakan,” kata Edu, Senin (20/7/2026).

Ia mengatakan, aktivitas pertambangan batu hitam telah menjadi salah satu sumber penghasilan bagi masyarakat, termasuk kalangan pemuda dan pelajar yang memanfaatkan waktu luang untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan maupun ekonomi keluarga.

Keberadaan pertambangan ini tidak hanya menciptakan perputaran ekonomi di tingkat desa, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga yang sebelumnya kesulitan memperoleh penghasilan tetap. Di tengah terbatasnya pilihan pekerjaan di wilayah tersebut, aktivitas batu hitam dinilai memberikan peluang ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

“Jika aktivitas ini dihentikan, maka dampaknya bukan hanya pada para pekerja, tetapi juga terhadap keluarga yang menggantungkan kebutuhan sehari-hari dari hasil menambang. Pengangguran berpotensi bertambah, sementara roda ekonomi masyarakat menjadi semakin berat,” ujarnya.

Warga penambang
Warga penambang

Aliansi Masyarakat Kecamatan Tomini karena itu menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan aktivitas pertambangan batu hitam yang dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Mereka berharap pemerintah dapat memberikan kepastian hukum sehingga kegiatan ekonomi masyarakat tetap berjalan sekaligus memperhatikan aspek tata kelola yang baik.

Edu juga menyampaikan bahwa masyarakat memandang keberadaan batuan jenis galena atau yang dikenal sebagai batu hitam memiliki nilai ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga apabila dikelola dengan baik.

“Kami berharap pemerintah terus membuka ruang bagi masyarakat untuk bekerja dan meningkatkan kesejahteraan melalui pengelolaan sumber daya alam yang legal, tertib, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (An/Simpulindo).


Kami berkomitmen menyajikan informasi faktual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami Klik Disini https://bit.ly/4n8h1GD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *