Provinsi Gorontalo

Akbar Sesalkan Penggunaan Isu Kesehatan Ketua Umum sebagai Dalih Kevakuman

×

Akbar Sesalkan Penggunaan Isu Kesehatan Ketua Umum sebagai Dalih Kevakuman

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Umum Bidang Komunikasi dan Informatika Kadin Provinsi Gorontalo, Akbar Surya Alam Jusuf. Foto: Istimewa
Wakil Ketua Umum Bidang Komunikasi dan Informatika Kadin Provinsi Gorontalo, Akbar Surya Alam Jusuf. Foto: Istimewa

Simpulindo.com, Gorontalo – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo menegaskan bahwa organisasi tetap berjalan normal selama masa kepemimpinan ketua umum sebelumnya, meski yang bersangkutan menjalani pemulihan kesehatan.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Umum Bidang Komunikasi dan Informatika Kadin Provinsi Gorontalo, Akbar Surya Alam Jusuf, menanggapi pemberitaan yang menampilkan narasi kevakuman organisasi.

Akbar menyatakan keberatan atas penggunaan isu kesehatan pribadi ketua umum Kadin Provinsi Gorontalo Muhallim Djafar Litty sebagai dasar menyimpulkan kekosongan kepemimpinan.

Ia menilai narasi seperti itu tidak hanya menyesatkan, tetapi juga mengabaikan prinsip penghormatan terhadap kondisi kemanusiaan seseorang.

“Alasan kesehatan tidak bisa dijadikan justifikasi untuk menggiring persepsi publik bahwa organisasi berhenti bekerja,” kata Akbar, Selasa (25/11/2025).

Menurut Akbar, struktur organisasi Kadin Gorontalo tetap aktif menjalankan program kerja. Persiapan musyawarah kabupaten/kota, musyawarah provinsi, hingga agenda bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo disebut berjalan sebagaimana mestinya.

“Semua perangkat bekerja. Tidak ada kevakuman sebagaimana dilontarkan dalam pemberitaan,” ujarnya.

Akbar juga menyesalkan penyampaian pendapat yang menggiring opini seolah Kadin membutuhkan “forum khusus” untuk kembali hidup, apalagi jika dikaitkan dengan dinamika dukungan terhadap kandidat tertentu.

“Kami berharap setiap pandangan publik disampaikan secara proporsional, tidak memanfaatkan isu sensitif, termasuk kesehatan seseorang, demi kepentingan tertentu,” ucap Akbar.

Akbar kembali menegaskan bahwa Kadin tidak pernah menyelenggarakan forum terbuka untuk sosialisasi bakal calon ketua. Pengurus yang hadir dalam acara yang diberitakan sebelumnya, kata dia, hadir atas undangan pribadi melalui grup WhatsApp.

“Itu bukan kegiatan Kadin. Itu acara umum, bukan forum organisasi,” pungkas Akbar.

Akbar menutup dengan menegaskan bahwa seluruh proses organisasi berjalan sesuai mekanisme, dan Kadin tetap fokus pada mandatnya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan ekonomi daerah. (An/Simpulindo).


simpulindo.com berkomitmen menyajikan informasi faktual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami Klik Disini https://bit.ly/4n8h1GD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *