Simpulindo.com, Gorontalo – Kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia Provinsi Gorontalo resmi dilantik. Momentum ini menjadi titik awal konsolidasi besar partai yang ingin memperkuat fondasi hingga akar rumput, sekaligus menatap peluang tampil sebagai peserta Pemilu 2029.
Ketua DPW PSI Gorontalo, Forry Armin Naway, menegaskan fokus utama setelah pelantikan adalah merapikan struktur organisasi dari tingkat wilayah hingga ke basis terbawah. Pembenahan dilakukan bertahap, mengikuti garis kebijakan partai yang telah ditetapkan dalam forum nasional.
“Kami sudah menyiapkan langkah lanjutan setelah konsolidasi wilayah. Berikutnya bergerak ke tingkat daerah, lalu memperkuat sampai ke struktur paling bawah. Di situlah mesin partai bekerja,” kata Forry, Jumat (24/4/2026).
Langkah itu, lanjutnya, menjadi kunci untuk membangun kekuatan politik yang solid. Struktur yang tertata rapi diyakini akan memudahkan kerja-kerja organisasi sekaligus menjaga semangat kader di lapangan.
Evaluasi berkala juga menjadi bagian dari strategi. Setiap dua bulan, kinerja organisasi akan ditinjau untuk memastikan arah gerak tetap sejalan dengan target yang ditetapkan. Kepemimpinan di tingkat daerah hingga kecamatan disebut sebagai penentu hidupnya gerakan partai.
“Kalau pengurus daerah bergerak kuat, semangat di tingkat bawah akan ikut terangkat,” ujarnya.
Di tengah upaya itu, PSI Gorontalo memilih tidak tergesa menetapkan target kursi. Fokus diarahkan pada satu tujuan utama, memastikan partai lolos sebagai peserta pemilu. Setelah itu, perhitungan politik akan dilakukan secara bertahap.
Partai berlambang gajah ini juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat, terutama generasi muda. Kesempatan berpartai disebut tidak dibatasi latar belakang, selama memiliki komitmen terhadap nilai kebangsaan.
“Kami ingin menghadirkan ruang yang sehat bagi siapa saja untuk tumbuh dan berproses dalam politik. Anak muda harus diberi tempat untuk berkembang,” ucap Forry.

Sementara itu, Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, mengingatkan pentingnya membangun struktur hingga ke desa sebagai syarat mutlak menghadapi verifikasi pemilu. Target nasional menekankan penyelesaian kepengurusan hingga tingkat paling bawah dalam waktu dekat.
“Langkah pertama yang harus dicapai adalah memastikan partai ini lolos sebagai peserta pemilu. Itu fondasi utama sebelum berbicara lebih jauh,” kata Ali.
Ia menambahkan, kekuatan struktur akan berbanding lurus dengan peluang elektoral. Wilayah yang terisi kepengurusan hingga desa dinilai memiliki basis dukungan yang lebih terukur, sekaligus memudahkan proses rekrutmen calon legislatif.
Meski begitu, ambisi meraih kursi belum menjadi prioritas. Baginya, berbicara angka tanpa kepastian lolos verifikasi hanya akan menjadi angan yang tidak berpijak.
“Jangan bicara kursi kalau belum memastikan bisa ikut pemilu. Tahapan harus dijalani satu per satu,” ujarnya.
PSI, lanjut Ahmad Ali, ingin menjadi rumah bersama bagi masyarakat tanpa sekat. Partai membuka pintu bagi siapa saja yang memiliki niat berkontribusi dalam politik, termasuk mereka yang kerap terhalang biaya atau syarat administratif di tempat lain.
“Kalau ada yang punya niat, mendapat dukungan masyarakat, dan setia pada negara, partai ini siap menampung. Tidak ada mahar politik,” katanya.
Dengan semangat itu, PSI menegaskan komitmen untuk tetap berada di jalur perubahan. Konsolidasi yang kini digencarkan di Gorontalo diharapkan bukan sekadar memenuhi syarat administratif, melainkan membangun kekuatan politik yang dekat dengan masyarakat dan konsisten memperjuangkan aspirasi publik. (An/Simpulindo).
Kami berkomitmen menyajikan informasi faktual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami Klik Disini https://bit.ly/4n8h1GD












