Simpulindo.com, Gorontalo – Jumlah korban meninggal akibat rangkaian banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat kembali meningkat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Minggu (7/12/2025) melaporkan total 916 orang meninggal, bertambah dua jiwa dibandingkan data sehari sebelumnya. Sementara itu, 274 orang masih dinyatakan hilang.
Data BNPB juga mencatat 4.200 warga mengalami luka-luka. Kerusakan fasilitas umum meluas: 1.300 fasilitas umum terdampak, 199 fasilitas kesehatan rusak, serta 697 Unit fasilitas pendidikan ikut terdampak. Sebanyak 420 rumah ibadah, 234 gedung dan kantor, serta 405 jembatan juga dilaporkan rusak.
Di tengah penanganan bencana yang berlangsung, Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu malam menggelar rapat terbatas di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Rapat yang dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih itu membahas percepatan pemulihan di wilayah terdampak.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden menekankan pentingnya memulihkan aliran listrik secepat mungkin.
“Di Sumatra Barat aliran listrik sudah hampir menyala seluruhnya. Di Sumatra Utara masih terdapat beberapa titik, seperti Langkat dan Tapanuli, yang belum menyala, begitu juga sejumlah wilayah di Aceh. Presiden memerintahkan agar paling lambat besok malam listrik sudah menyala seluruhnya,” kata Teddy.
Selain listrik, pemulihan akses jalan darat menjadi prioritas. Prabowo meminta pembangunan jembatan darurat dipercepat agar jalur transportasi utama kembali tersambung. Pasokan BBM dan logistik pun harus terjamin untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan korban.
“Bapak Presiden juga memberikan instruksi khusus untuk percepatan pemulihan di daerah yang jalur daratnya masih terputus, seperti Takengon dan Bener Meriah. Jalur ini harus segera tersambung,” ujar Teddy.
Menurut Teddy, Presiden memantau perkembangan situasi dari waktu ke waktu dan memastikan kesiapan untuk kembali meninjau langsung wilayah terdampak. Pemerintah berharap langkah percepatan ini dapat mengurangi beban warga serta memulihkan aktivitas masyarakat secepat mungkin. (An/Simpulindo).
simpulindo.com berkomitmen menyajikan informasi faktual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami Klik Disini https://bit.ly/4n8h1GD












