Pendidikan

Viral! Pejabat Disdik Nabire Diduga Tendang Siswa Saat Demo Tolak Program MBG

×

Viral! Pejabat Disdik Nabire Diduga Tendang Siswa Saat Demo Tolak Program MBG

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Disdik Nabire, Viktor Tebai saat menendang siswa kemudian meminta maaf
Sekretaris Disdik Nabire, Viktor Tebai saat menendang siswa kemudian meminta maaf

Simpulindo.com, – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Nabire diduga menendang siswa viral di media sosial. Kejadian ini berlangsung di Mapolres Nabire, Papua Tengah, pada Senin (17/2).

Peristiwa ini terjadi setelah sekelompok siswa SMP dan SMA menggelar demonstrasi menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG). Para siswa tersebut diamankan ke kantor polisi untuk mendapatkan pemahaman dan edukasi terkait kebijakan pemerintah.

Dalam rekaman yang beredar, seorang pria yang diketahui sebagai Sekretaris Disdik Nabire, Viktor Tebai, terlihat mengenakan seragam dinas dan memberikan arahan melalui pengeras suara. Saat bertanya siapa saja siswa SMP di antara para demonstran, seorang siswa yang mengenakan topi mengangkat tangan. Tak lama kemudian, Viktor terlihat mengayunkan kakinya ke arah siswa tersebut.

Baca juga:  UBM Gorontalo Dukung G2-10, Undang Bupati Gorut Beri Kuliah Umum

Aksi demonstrasi ini dilakukan oleh para siswa yang menginginkan pendidikan gratis daripada program makan bergizi.

Baca juga:  SDN 8 Kwandang Tanamkan Jiwa Wirausaha Siswa Lewat Program G2-10

Klarifikasi dari Sekretaris Disdik Nabire

Terkait viralnya video tersebut, Viktor Tebai memberikan klarifikasinya. Dalam pernyataannya, ia mengaku tidak bermaksud melakukan tindak kekerasan, melainkan hanya ingin memberikan nasihat kepada para siswa.

“Sebagai seorang pendidik dengan latar belakang guru, saya memang merasa marah dan berusaha menasihati mereka. Namun, saya tidak memiliki niat untuk menyakiti,” ujarnya, Rabu (19/2/2025).

Viktor juga membantah telah menginjak siswa tersebut, meskipun ia mengakui ada kontak fisik antara ujung sepatunya dan seragam siswa.

Baca juga:  DPD IMM Gorontalo Minta Gusnar Tidak Jadikan Puncak Botu sebagai Sarang Tikus

Ia menegaskan bahwa tindakannya hanya bagian dari upaya menegur para siswa agar tidak terlibat dalam aksi demo yang dianggapnya tidak tepat.

“Saya meminta maaf atas tindakan saya yang mungkin tidak pada tempatnya. Ke depan, saya akan lebih berhati-hati dalam bersikap,” pungkasnya.


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp simpulindo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *