Peristiwa

Warga Keluhkan Layanan Puskesmas Popayato, Tidak Adanya Oksigen

×

Warga Keluhkan Layanan Puskesmas Popayato, Tidak Adanya Oksigen

Sebarkan artikel ini
Pasien setelah mendapatkan perawatan di RS Pratama Moutong. Foto: Istimewa
Pasien setelah mendapatkan perawatan di RS Pratama Moutong. Foto: Istimewa

Simpulindo.com, Popayato – Sebuah keluarga pasien menyampaikan keluhan atas pelayanan di Puskesmas Popayato, Kabupaten Pohuwato, setelah mengalami keterlambatan rujukan serta ketiadaan oksigen saat pasien membutuhkan penanganan cepat.

Keluarga yang meminta identitasnya dirahasiakan menjelaskan bahwa pasien masuk ke puskesmas sekitar pukul 06.00 Wita. Pelayanan sempat diberikan, namun tindakan lanjutan dinilai tidak maksimal karena berbagai kendala operasional.

“Sejak masuk jam enam, pelayanan memang ada, tetapi tindakannya tidak maksimal. Dua jam kemudian saya datang lagi, tetap belum ada kepastian penanganan pasien,” kata keluarga tersebut, Senin (1/12/2025).

Menurut penuturannya, petugas memberikan sejumlah penjelasan terkait proses rujukan, mulai dari rumah sakit yang penuh hingga kendala komunikasi ke fasilitas kesehatan lain.

“Alasannya macam-macam. Ada yang bilang rumah sakit panuah penuh, ada yang menyebut harus menunggu konfirmasi,” ujarnya.

Keluarga kemudian meminta kemungkinan rujukan ke Puskesmas Lemito. Permintaan itu sempat diterima, tetapi rujukan kembali tertunda karena menunggu konfirmasi dokter di Lemito.

“Tidak ada kepastian. Sampai saya marah sedikit karena kondisi makin darurat,” kata keluarga tersebut.

Keluarga menyebut kondisi makin mendesak karena pasokan oksigen di puskesmas tidak tersedia.

“Yang paling berat itu tidak ada oksigen. Saya langsung konfirmasi ke RS Pratama Moutong dan alhamdulillah di sana ada oksigen,” ucapnya.

Keluarga menambahkan, apabila puskesmas tidak dapat melakukan pengantaran, langkah membawa pasien dengan kendaraan pribadi sudah disiapkan. Namun puskesmas tetap menyediakan sopir dan pengawalan menuju RS Pratama Moutong.

“Masalahnya di puskesmas popayato ini, oksigen kosong. Informasi dari tim medis yang piket, ini sudah berjalan sekitar satu bulan,” ungkapnya. (A/Simpulindo).


simpulindo.com berkomitmen menyajikan informasi faktual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami Klik Disini https://bit.ly/4n8h1GD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *