Simpulindo.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyiapkan anggaran sebesar Rp 1.376,9 triliun untuk mendanai berbagai program prioritas yang menyentuh langsung masyarakat di daerah.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, sebagian besar program tersebut merupakan kelanjutan dari kebijakan pemerintah pusat yang diteruskan pelaksanaannya di tingkat daerah. Tujuannya agar manfaat bisa segera dirasakan oleh masyarakat.
“Sebagian adalah program yang ongoing seperti PKH (Program Keluarga Harapan), PIP, Kartu Sembako, iuran Jaminan Kesehatan itu sudah ada di dalam ongoing. Cek Kesehatan Gratis itu sudah dimulai tahun 2025 dan kita teruskan,” kata Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (22/8/2025).
Selain itu, pemerintah menyiapkan dana Rp 22,5 triliun untuk renovasi dan revitalisasi sekolah. Anggaran terbesar dialokasikan pada program Makan Bergizi Gratis yang mencapai Rp 335 triliun.
“Ini juga langsung pelaksanaannya di daerah untuk masyarakat di daerah baik itu murid maupun ibu-ibu dan anak-anak balita. Sekolah Rakyat walaupun dilaksanakan oleh Kementerian Sosial itu juga untuk anak-anak di daerah. Sekolah Unggulan Garuda juga sama, dirasakan di berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.
Pemerintah juga tetap menyalurkan subsidi energi, pupuk, serta Kredit Usaha Rakyat (KUR). Menurut Sri Mulyani, skema bantuan tersebut diproyeksikan dapat mendorong aktivitas ekonomi sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
“Di dalam ini juga termasuk tunjangan profesi guru yang bukan merupakan ASN. Mereka mendapatkan Tunjangan Profesi Guru dan Dosen sebanyak Rp 63,5 triliun,” tutur Sri Mulyani.
Berikut rincian program prioritas pemerintah dengan total anggaran Rp 1.376,9 triliun:
- Program Keluarga Harapan (PKH) Rp 28,7 triliun
- PIP/KIP Kuliah/Beasiswa lainnya Rp 63,6 triliun
- Kartu Sembako (BPNT) Rp 43,8 triliun
- Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Rp 69 triliun
- Cek Kesehatan Gratis & TB, revitalisasi RS Rp 7,3 triliun
- Renovasi/Revitalisasi Sekolah Rp 22,5 triliun
- Makan Bergizi Gratis Rp 335 triliun
- Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda Rp 27,9 triliun
- Preservasi Jalan dan Jembatan Rp 24,3 triliun
- Perumahan Rp 48,7 triliun
- Bendungan & Irigasi Rp 12 triliun
- Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Rp 83 triliun
- Subsidi Non-Energi, subsidi KUR dan pupuk Rp 108,8 triliun
- TPG/TPD Non PNS Rp 63,5 triliun
- Subsidi Energi & Kompensasi Rp 381,3 triliun
- Lumbung Pangan Rp 22,4 triliun
- Bulog & Cadangan Pangan Rp 28,5 triliun
- Kampung Nelayan & Pergaraman Nasional Rp 6,6 triliun