simpulindo.com, Gorut – Untuk pertama kalinya di Indonesia, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Sampah Tahun 2025 sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pengelolaan sampah yang terpadu, berkelanjutan, dan berbasis kolaborasi lintas sektor.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo Utara di Aula Gerbang Emas, Rabu (17/12/25).
Musda Sampah 2025 menjadi forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan serta langkah konkret pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Dengan Mengusung tema “Penguatan Kolaborasi dan Inovasi Pengelolaan Sampah Menuju Gorontalo Utara Bersih dan Berkelanjutan”.
Forum ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menjawab persoalan sampah yang semakin kompleks.
Dalam sambutannya, Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak boleh dilakukan secara parsial, melainkan harus direncanakan secara menyeluruh dan berkelanjutan sejak dari sumbernya.
“Mari kita kelola sampah dari hulu sampai hilir, mulai dari rumah tangga, pemilahan, pengurangan, hingga pengolahan dan pemanfaatan kembali,” ujar Bupati.
Ia berharap Musda Sampah 2025 mampu menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan berdampak nyata dan peningkatan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat.
“Musyawarah hari ini harus memberikan hasil maksimal. Kolaborasi adalah kunci agar Gorontalo Utara benar-benar menjadi daerah yang bersih dan berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui Musda Sampah 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menegaskan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat tata kelola sampah yang efektif, berdaya guna, serta berdampak langsung pada kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Musda Sampah 2025 turut dihadiri oleh Bupati Gorontalo Utara yang didampingi Wakil Bupati Gorontalo Utara, unsur Forkopimda, para camat, perwakilan TNI Angkatan Laut, para kepala desa, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.












