simpulindo.com, Gorut – Pelaksanaan pasar malam di Desa Leboto, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, menjadi perhatian sejumlah pihak.
Sorotan ini muncul seiring adanya kekhawatiran terhadap potensi penampilan hiburan yang dinilai tidak sesuai dengan norma dan nilai sosial masyarakat setempat.
Tim Ahli Bupati Gorontalo Utara, Bais Kakilo, secara terbuka mengingatkan pihak penyelenggara pasar malam, yakni Ganteng Ganteng Ceria (GGC), agar tidak kembali menghadirkan hiburan yang menampilkan busana berlebihan maupun gerakan yang dinilai tidak pantas di ruang publik.
Menurut Bais, pengalaman sebelumnya menjadi pelajaran penting.
Ia menegaskan bahwa kejadian serupa pernah terjadi pada pelaksanaan pasar malam di Desa Posso, Kecamatan Kwandang, yang juga diselenggarakan oleh pihak yang sama dan sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Saya meminta agar hal-hal seperti itu tidak diulangi atau dipertontonkan kembali. Ini menyangkut citra dan marwah daerah kita. Jangan sampai kegiatan hiburan justru memberi dampak negatif,” Kata Bais, Rabu (4/2/26)
Ia menambahkan, pasar malam sejatinya merupakan ruang hiburan keluarga dan wadah ekonomi kerakyatan, sehingga sudah semestinya menghadirkan tontonan yang edukatif, beretika, dan menghormati kearifan lokal.
Kami berharap pihak penyelenggara dapat bersikap kooperatif serta menjadikan peringatan ini sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga ketertiban, kenyamanan, dan nilai moral masyarakat Gorontalo Utara (Ap/simpulindo)












