Simpulindo.com, Gorut – Inspektorat Kabupaten Gorontalo Utara memastikan akan melakukan pemeriksaan khusus (riksus) terhadap proyek pembangunan lapangan sepak bola di Desa Molantadu yang telah menyerap anggaran Dana Desa sebesar Rp 796 juta.
Kepala Inspektorat Gorontalo Utara, Azhar Abd Latif Hasan, menjelaskan bahwa proyek tersebut mulai dikerjakan sejak tahun 2023, sementara pemeriksaan rutin inspektorat selama ini hanya mencakup anggaran satu tahun sebelumnya.
“Karena ini pekerjaan sejak 2023, sementara yang kita audit itu satu tahun sebelumnya. Selama ini tidak ada temuan dari hasil pemeriksaan. Namun karena sudah ada Informasi, maka kami akan melakukan riksus terhadap pekerjaan lapangan Desa Molantadu,” kata Azhar, Senin (12/1/26).
Rencana riksus ini merupakan respons atas pemberitaan yang mengungkap kondisi lapangan sepak bola berukuran 90 x 60 meter tersebut yang hingga kini masih terbengkalai, meski telah menelan anggaran besar selama tiga tahun berturut-turut.
Bahkan, untuk menyelesaikan pembangunan lapangan tersebut masih dibutuhkan tambahan dana sekitar Rp 200 hingga Rp 300 juta.
Azhar juga mengakui adanya kendala serius dalam pengawasan Dana Desa secara menyeluruh. Keterbatasan anggaran dan minimnya jumlah auditor membuat Inspektorat tidak mampu melakukan pemeriksaan langsung ke seluruh desa.
“Keterbatasan anggaran dan tenaga audit menyebabkan tidak semua desa bisa diaudit secara langsung. Biasanya hanya dilakukan melalui sistem sampel. Misalnya dalam satu kecamatan ada 10 desa, yang diperiksa langsung hanya 4 atau 5 desa,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, proyek lapangan sepak bola di Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, dinilai Terbengkalai dan tidak menunjukkan progres signifikan, meski telah menguras Dana Desa hingga ratusan juta rupiah.
Kondisi ini memicu sorotan publik dan mendorong dilakukannya pemeriksaan khusus oleh Inspektorat. (AP/Simpulindo).
Kami berkomitmen menyajikan informasi faktual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami Klik Disini https://bit.ly/4n8h1GD












