Pendidikan

Guru SDN 7 Biau Dapat Honor Pribadi dari Bupati Thariq

×

Guru SDN 7 Biau Dapat Honor Pribadi dari Bupati Thariq

Sebarkan artikel ini

Simpulindo.com, Gorontalo – Perjuangan panjang seorang guru honorer di Gorontalo Utara kembali membuka mata publik tentang beratnya jalan para pendidik non-ASN dalam mendapatkan kepastian status.

Nenci Banini, guru di SDN 7 Biau, tak kuasa menahan haru setelah menerima kabar bahwa Bupati Gorontalo Utara bersedia membantunya melalui honor yang bersumber dari dana pribadi.

“Alhamdulillah, saya sampai menangis karena perjuangan selama ini akhirnya ada hasil,” ujar Nenci dengan suara bergetar.

Nenci mengaku telah berjuang sejak tahun 2012 untuk bisa terdaftar di BKP. Namun hingga wawancara dilakukan, namanya belum juga tercantum. Berkas demi berkas ia urus melalui sekolah, dan koordinasi yang tak terhitung jumlahnya ia lakukan dengan Dinas Pendidikan. Tetap saja satu jawaban yang ia terima selama bertahun-tahun: menunggu.

“Hampir tiap minggu saya datang ke dinas, tapi jawabannya tetap tunggu-tunggu terus,” tuturnya.

Harapan baru muncul ketika Bupati Gorontalo Utara melakukan kunjungan ke desa mereka. Di momen itu, Nenci memberanikan diri bersilaturahmi dan menyampaikan langsung keluhannya. Bupati menanggapi dengan penjelasan bahwa formasi paruh waktu sudah ditutup sehingga datanya tak bisa lagi dimasukkan. Namun ia tetap memberikan solusi.

“Beliau bilang akan berupaya membantu dari dirinya sendiri,” jelas Nenci.

Bantuan yang dijanjikan berupa honor paruh waktu, namun bersumber dari dana pribadi Bupati, bukan dari sistem atau formasi resmi pemerintah. Besaran honor tersebut belum ia ketahui. Meski bersifat sementara, bagi Nenci, bantuan itu sangat berarti.

“Alhamdulillah sekali. Meski saya tidak terkaver dalam pengusulan paruh waktu atau musbidika paruh waktu, saya bersyukur karena Bupati begitu rendah hati,” tutupnya. (AP/Simpulindo) 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *