simpulindo.com, Gorut – Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat provinsi dengan meraih dua penghargaan bergengsi atas kinerja pengelolaan keuangan daerah.
Capaian ini menegaskan Kerja pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan melalui tata kelola anggaran yang cepat, responsif, dan akuntabel.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gusnar Ismail pada Sabtu (14/2/26) dalam rangkaian kegiatan Treasury Strategic Forum 2026 dan Treasury Award 2025 yang digelar di Aula Mohuyula Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo.
Kegiatan itu dihadiri para kepala daerah, pimpinan instansi vertikal, serta pengelola keuangan se-Provinsi Gorontalo.
Dua penghargaan yang diraih Kabupaten Gorontalo Utara masing-masing sebagai Pengajuan DAK Fisik Tercepat dan Penyaluran DAK Fisik Tertinggi.
Pengakuan ini menjadi indikator kuat atas kinerja optimal pemerintah daerah dalam mengelola Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik secara tepat waktu dan efektif.
Bupati Thariq Modanggu hadir langsung menerima penghargaan tersebut didampingi Kepala Badan Keuangan Daerah Meylan Tongkodu.
Dalam sambutannya, Gubernur Gorontalo memberikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara yang dinilai cepat, responsif, dan akuntabel dalam proses pengajuan hingga realisasi DAK Fisik.
Bupati Thariq Modanggu menyampaikan rasa syukur serta penghargaan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah atas kerja kolektif yang solid hingga capaian tersebut dapat diraih.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah. Ke depan, kami akan terus menjaga ketepatan waktu, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah demi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Meylan Tongkodu menilai prestasi tersebut semakin memperkuat posisi Kabupaten Gorontalo Utara sebagai salah satu daerah dengan tata kelola keuangan terbaik di Provinsi Gorontalo.
Menurutnya, capaian itu sekaligus menjadi bukti keberhasilan sinergi lintas perangkat daerah dalam mengoptimalkan pengelolaan DAK untuk pembangunan berkelanjutan.
“Ini hasil kerja sama seluruh pihak, serta arahan pimpinan daerah yang konsisten mendorong tata kelola keuangan yang profesional,” tandasnya.(Ap/simpulindo)












