Kabupaten Gorontalo Utara

G210 Berbuah Hilirisasi Nasional, Gorut Jadi Episentrum Ternak Ayam

×

G210 Berbuah Hilirisasi Nasional, Gorut Jadi Episentrum Ternak Ayam

Sebarkan artikel ini

simpulindo.com, Gorut – Gagasan lokal yang lahir dari refleksi spiritual kini menjelma menjadi bagian dari kebijakan strategis nasional.

Program Gerakan 2 Kambing 10 Ayam (G210) yang digagas Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menjadi fondasi awal terwujudnya Gorontalo Utara sebagai salah satu lokasi hilirisasi ternak ayam nasional.

Thariq mengungkapkan bahwa sebelum Gorontalo Utara ditetapkan sebagai bagian dari program hilirisasi ternak ayam nasional, pemerintah daerah telah lebih dahulu menjalankan gerakan G210 sebagai upaya penguatan ekonomi rakyat.

Program yang digagas Thariq tersebut terinspirasi dari perenungan usai salat Subuh dalam agenda retreat di Jatinangor.

Dari refleksi tersebut, gagasan G210 kemudian dirumuskan menjadi strategi pembangunan ekonomi rakyat melalui peternakan yang berkelanjutan.

“G210 kami rancang sebagai gerakan sederhana, tetapi berdampak besar. Dua kambing dan sepuluh ayam menjadi pintu masuk penguatan ekonomi keluarga, perbaikan gizi, dan ketahanan pangan. Ternyata semangat ini sejalan dengan arah kebijakan nasional,” kata Thariq, Rabu (31/12/25)

Ia menambahkan, terpilihnya Gorontalo Utara sebagai salah satu lokasi ground breaking hilirisasi ternak ayam merupakan kebanggaan tersendiri bagi daerah.

Dari total 12 titik hilirisasi ternak ayam yang ditetapkan di Provinsi Gorontalo, empat titik berada di Gorontalo Utara, menjadikan daerah ini sebagai salah satu simpul utama pengembangan ternak ayam nasional di kawasan timur Indonesia.

Program ground breaking hilirisasi ternak ayam nasional dijadwalkan akan dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia pada 7 Januari 2026

Menurut Thariq, agenda tersebut akan dihadiri Gubernur Gorontalo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi, para bupati dan wali kota se-Provinsi Gorontalo, serta berbagai pemangku kepentingan strategis.

Seluruh peserta dijadwalkan menerima arahan langsung Presiden terkait pembangunan ekosistem hilirisasi ternak ayam sebagai bagian dari program strategis nasional.

“Ini momentum penting sekaligus hadiah akhir tahun bagi daerah kita. Apa yang kami mulai lewat G210 kini bertransformasi menjadi program nasional. Artinya, arah kebijakan pembangunan daerah sudah berada di jalur yang tepat,” tegasnya.

Selain ground breaking hilirisasi ternak ayam, kegiatan tersebut juga akan diintegrasikan dengan pencanangan program One man ten trees, berupa penanaman pohon oleh Gubernur dan Forkopimda Provinsi Gorontalo di lokasi yang sama.

Integrasi ini dimaksudkan untuk memastikan pembangunan ekonomi berjalan seiring dengan keberlanjutan lingkungan.

Thariq berharap seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, serta instansi teknis terkait dapat mempersiapkan kegiatan ini secara maksimal.

Ia optimistis, hilirisasi ternak ayam tidak hanya meningkatkan produksi dan nilai tambah, tetapi juga membuka lapangan kerja, menekan angka kemiskinan, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Insya Allah, program ini akan menjadi bagian penting dari ekosistem hilirisasi ternak di Indonesia dan memberi dukungan nyata bagi program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di Gorontalo Utara,” pungkasnya. (Ap/Simpulindo).


Kami berkomitmen menyajikan informasi faktual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami Klik Disini https://bit.ly/4n8h1GD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *