Kabupaten Gorontalo Utara

Fakta Pasar Malam Leboto: Penyelenggara Akui Ketangkasan, Pemdes Tak Mengetahui, Polda Bungkam

×

Fakta Pasar Malam Leboto: Penyelenggara Akui Ketangkasan, Pemdes Tak Mengetahui, Polda Bungkam

Sebarkan artikel ini

simpulindo.com, Gorut – Kepala Desa Leboto, Zulkifli Natsir Tomayahu mengaku tidak mengetahui kegiatan yang ada di dalam pasal malam yang di kelolah oleh Ganteng Ganteng Ceria (GGC).

Sepengetahuan pemerintah Desa sesui surat ijin yang di lampirkan itu Pasar Malam.

“Kami pemerintah Desa hanya memberikan ijin tempat, terkait administrasi ijin pasar malam itu semuanya ada di berikan ke kami, Baik Ijin Polda, Kebangpol Gorut serta instansi lainya. Terkait permainan di dalamnya saya tidak masuk ke ranah itu.” Kata Zulkifli saat diwawancarai awak media melalui saluran WhatsApp. Sabtu, (7/2/26.)

Terkait dugaan permainan Ketangkasan dan Judi di dalam kawan pasar malam leboto. Kades enggan Berkomentar banyak.

Lebih lanjut, Zulkifli mengungkapkan bahwa pengawasan pemerintah Desa terkait Pasar malam hanya sebatas pemberian Ijin lokasi.

Terkait kegiatan di dalamnya, termasuk ketangkasan dan dugaan judi Ia enggan berkomentar.

“Terkait permainan yang ada di dalam pasar malam, misalnya judi, itu buka wilayah saya, inikan ada ijin dari kepolisian, mungkin yang punya kewenangan itu adalah kepolisian bukan pemerintah Desa.” Jelasnya.

Dalam surat ijin yang dilampirkan oleh GGC sebagai pengelola pasar malam leboto, Zulkifli mengatakan yang tertuang dalam surat tersebut adalah Keramaian Umum dan Hiburan Rakyat.

Terkait pengawasan pasar malam oleh pemerintah Desa hanya meliputi Kebersihan lapangan dan kegiatan hiburan rakyat.

Namun Pemerintah Desa belum pernah datang melihat langsung kegiatan pasar malam tersebut.

“Yang kita awasi disitu sudah inklut. Dari kebersihan. Bahkan saya sampaikan sama pengelola GGC bahwa untuk hiburan rakyat menjelang bulan Ramadhan kalau bisa hiburan yang mengandung religius. Dan saya karna banyak kesibukan, sampai saat ini belum pernah datang di lokasi itu. Untuk pengawasan selama saya sibuk. Itu diarahkan ke Sekdes.” Pungkasnya.

Sementara itu, ditempat berbeda Sekretaris Desa Leboto, Rifki Usulu, juga mengaku belum pernah datang dan melihat langsung terkait kegiatan pasar malam.

“Saya juga sampai saat ini belum oernah datang dilokasi itu, berhubung banyak pekerjaan Desa yang harus diselesaikan.” Kata Rifki.

Rifki mengatakan sebelumnya pemerintah Desa leboto telah memperingatkan kepada pengelo pasar malam GCC untuk tidak melakukan kegiatan yang berbaur Judi.

“Saya kemarin juga sudah sampaikan sama mereka termasuk juga kades ke pengelola hoya-hoya jangan melakukan kegiatan yang berbaur judi, dan itu mereka iyakan.” Ujarnya

Terkait dengan Ketangkasan dan Judi yang ada di dalam kawasan pasar malam, Rifki mengatakan belum pernah melihat langsung.

“Terkait ketangkasan dan judi, saya belum pernah melihat langsung, karna sampai saat ini saya belum datang di lokasi itu. Selama ini saya melakukan pengawasan kegiatan lewat langsung komunikasi melalui handphone dengan pengelola, selama ini mereka tidak pernah mengatakan ada kegiatan ketangkasan atau judi di dalamnya. Jadi silahkan tanyakan langsung sama mereka.” Ungkapnya.

Sebelumnya. Mengenai dugaan praktik perjudian terselubung di balik wahana permainan ketangkasan, salah seorang dari pihak penyelenggara Pasar Malam GGC di Leboto memberikan tanggapan.

Aldy, salah satu perwakilan GGC, mengakui keberadaan aktivitas permainan ketangkasan tersebut di lokasi pasar malam.
“Iya Pak”. ujarnya secara singkat saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. (5/2/2026.

hingga berita ini ditayangkan, Kabid Humas Polda Gorontalo terkesan bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi saat dikonfirmasi redaksi terkait dugaan aktivitas ketangkasan yang disorot publik di kawasan Pasar Malam Leboto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *