Simpulindo.com, Muna – Polisi melakukan ekshumasi terhadap makam Muhamad Jeksen (19), mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang meninggal dunia usai mengikuti pendidikan dasar (diksar) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Butoiyo Nusa Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNG.
Proses penggalian berlangsung di kampung halamannya, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Rabu (15/10/2025) pagi.
Kaka Korban, Kayat menyampaikan bahwa proses penggalian dimulai sekitar pukul 07.00 Wita dan berlangsung hampir lima jam. Kegiatan ini disaksikan keluarga, perwakilan pemerintah daerah, serta personel dari Polres Bone Bolango dan Polres Muna.
“Yang hadir hanya pihak keluarga, pemerintah daerah, dan kepolisian dari Bone Bolango serta Muna. Dari pihak kampus tidak ada,” ungkap Kayat saat di hubungi via telpon.
Ekshumasi dilakukan untuk kepentingan autopsi guna memastikan penyebab kematian Jeksen yang diduga meninggal setelah mengikuti diksar Mapala. Keluarga berharap langkah tersebut menjadi jalan untuk mengungkap kebenaran.
“Iya, dibantu tim Inafis Polres Muna,” kata Iptu, Djon, dilansir dari detik.com.
Jeksen sebelumnya mengikuti diksar Mapala Butoiyo Nusa FIS UNG di Desa Tapadaa, Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango, pada 18–21 September 2025. Setelah kegiatan berakhir, mahasiswa semester tiga tersebut pulang dalam kondisi lebam dan bengkak diwajah, sempat dirawat di rumah sakit sebelum dinyatakan meninggal dunia pada Senin (22/9/2025).
Keluarga menegaskan dukungan terhadap langkah hukum yang sedang berlangsung, dan berharap Koalisi anti kekerasan terus mengawal kasus ini hingga menemukan keadilan.
“Kami ingin pelaku dihukum seadil-adilnya. Kami juga berterima kasih kepada teman-teman KEPMMI Gorontalo dan koalisi, juga penasehat hukum yang terus mengawal kasus ini,” kata Kayat.
Pihak keluarga berharap proses penyelidikan yang tengah berjalan dapat memberikan titik terang dan memastikan keadilan bagi almarhum Muhamad Jeksen. (An/Simpulindo).
Dalam kondisi yang penuh ketidakpastian, simpulindo.com berkomitmen menyajikan informasi factual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami Klik Disini https://bit.ly/4n8h1GD












