simpulindo.com, Gorontalo – Menjelang penutupan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII, kabar kedatangan Presiden Republik Indonesia menjadi perhatian masyarakat Gorontalo.
Tim Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) hari ini akan tiba di Gorontalo. Mereka melakukan pengecekan dan persiapan di sejumlah lokasi kegiatan.
Langkah ini menjadi bagian dari prosedur pengamanan kunjungan kepala negara.
Jika Presiden hadir, Gorontalo akan mencatat momen istimewa. Sebelumnya, Wakil Presiden RI telah membuka PENAS XVII. Kehadiran Presiden pada penutupan akan melengkapi agenda nasional tersebut.
Gorontalo Jadi Pusat Perhatian Nasional
PENAS XVII menghadirkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Para petani, nelayan, penyuluh, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan berkumpul dalam satu forum nasional.
Kegiatan ini juga menarik perhatian pemerintah pusat. Sejumlah menteri dan kepala daerah turut hadir selama pelaksanaan PENAS.
Kondisi tersebut membuat Gorontalo menjadi pusat perhatian nasional. Daerah ini mendapat kesempatan besar untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulannya.
Jikran Apresiasi Kinerja Pemprov
Mantan Sekretaris BEM Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Jikran Kasadi, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Menurut Jikran, pemerintah daerah berhasil menghadirkan agenda nasional yang berdampak luas bagi masyarakat.
Ia menilai kehadiran Presiden dan Wakil Presiden menjadi pencapaian penting bagi Gorontalo.
“PENAS bukan sekadar acara seremonial. Kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah,” kata Jikran. Senin, (22/6/26)
Ekonomi Masyarakat Ikut Bergerak
Jikran menilai PENAS XVII mendorong perputaran ekonomi daerah. Ribuan peserta yang datang memberikan dampak langsung kepada pelaku usaha lokal.
UMKM mencatat peningkatan transaksi selama kegiatan berlangsung. Pelaku usaha kuliner juga merasakan lonjakan pengunjung.
Selain itu, sektor transportasi lokal ikut bergerak. Pengemudi bentor, ojek, hingga penyedia jasa penginapan memperoleh manfaat dari kedatangan peserta PENAS.
Melalui kegiatan ini, Gorontalo tidak hanya menjadi tuan rumah. Daerah ini juga berhasil menunjukkan kapasitasnya dalam menyelenggarakan agenda nasional berskala besar sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. (Ap/Simpulindo)












