Ekonomi

KP-CTGU Gelar Sosialisasi Dan MoU, Ajak Warga Datahu Kelola Tambang Bersama

×

KP-CTGU Gelar Sosialisasi Dan MoU, Ajak Warga Datahu Kelola Tambang Bersama

Sebarkan artikel ini
Agenda sosialisasi Dan kerja sama Koperasi Cahaya Tambang Gorontalo Utara bersama Warga Pemilik Lahan. Foto : Adrian/Simpul

simpulindo.com, Gorut – Keseriusan Koperasi Cahaya Tambang Gorontalo Utara (KP-CTGU) dalam mendorong pembangunan daerah kian nyata.

Tahapan awal kini mulai bergerak, ditandai dengan sosialisasi dan kerja sama (MoU) bersama masyarakat pemilik lahan di wilayah konsesi WIUPK Prioritas, Desa Datatu, Kecamatan Anggrek. Jum’at (10/4/26)

Kegiatan bertema “Dari Anggota untuk Anggota” ini menjadi penegasan bahwa pengelolaan tambang diarahkan berbasis kekuatan lokal dan kolaborasi masyarakat.

Acara dibuka Camat Anggrek, Teffi Andaru Alwi, serta dihadiri Pimpinan DPRD, aparat Kepolisian, pengurus koperasi, dan masyarakat.

Forum Ini menjadi ruang dialog terbuka untuk membahas rencana pengelolaan tambang secara transparan.

Camat Dalam sambutanya menegaskan, pemerintah membuka ruang investasi, namun tetap harus berjalan sesuai aturan.

Dukungan hanya akan diberikan jika kegiatan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan tidak melanggar hukum.

Ia juga mendorong masyarakat untuk mendukung koperasi lokal Khususnya KP-CTGU Yang sudah jelas sangat bermanfaat.

Menurutnya, keterlibatan Mereka putra daerah menjadi jaminan moral dalam menjaga lingkungan dan keberlanjutan wilayah.

Langkah ini menjadi awal penguatan kolaborasi antara koperasi dan masyarakat, dengan fokus pada legalitas lahan, dukungan warga, serta pengembangan industri hilir.

Sementara itu, Pendiri KP-CTGU, Abdul Azis Deni Latif, mengungkapkan rencana pembangunan smelter di Desa Datahu dengan kapasitas 500 hingga 1.000 ton per hari.

Proyek tersebut telah ditinjau Bupati Gorontalo Utara dan akan segera mendapat perhatian Gubernur Gorontalo.

Ia menyebut, wilayah konsesi mencapai sekitar 2.500 hektare, membentang dari Kecamatan Tolinggula hingga Atinggola.

Meski demikian, masih dimungkinkan adanya penyesuaian luas wilayah sesuai kebijakan provinsi.

KP-CTGU juga telah mengantongi dukungan gubernur untuk mendorong penetapan Gorontalo Utara sebagai wilayah pertambangan khusus prioritas.

Tak hanya itu, KP-CTGU mulai menyiapkan ekspansi ke luar daerah, termasuk Kabupaten Luwu Utara

Namun, proses pemurnian tetap akan dipusatkan di Gorontalo Utara guna meningkatkan nilai tambah dan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Seluruh perizinan pembangunan smelter telah menuju rampung, KP-CTGU juga mendorong pembentukan Perda retribusi tambang emas.

Dukungan dari pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menguatkan optimisme bahwa pengelolaan tambang berbasis koperasi ini dapat menjadi pertumbuhan ekonomi daerah yang legal dan berkelanjutan. (Ap/simpulindo) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *