simpulindo.com, Gorut – Orasi Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan sampah dinilai mencerminkan semangat kebangsaan dalam merawat lingkungan dan alam Indonesia.
Penggiat lingkungan, Indra Rohandi Parinding, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pengelolaan sampah di setiap daerah sebagai langkah strategis menjaga kelestarian alam sekaligus menopang sektor pariwisata nasional.
Menurut Indra, persoalan sampah tidak hanya berdampak pada estetika wilayah, tetapi juga berpotensi memicu degradasi flora dan fauna akibat perilaku pembuangan sampah sembarangan.
Ia menegaskan bahwa kesadaran kolektif masyarakat menjadi faktor kunci dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
“Semangat kebangsaan yang disampaikan Presiden Prabowo merupakan ajakan nyata bagi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Indonesia bebas dari sampah. Upaya ini bukan hanya menjaga keindahan alam, tetapi juga memperkuat sektor wisata, kelestarian lingkungan, dan rantai kehidupan menuju Indonesia Emas,” Kata Indra, Senin (9/2/26)
Ia menilai setiap daerah wajib mengimplementasikan gerakan kebersihan secara masif dengan menumbuhkan kesadaran individual sebagai penghasil sampah
Secara geografis, Indonesia dikenal sebagai negara wisata dengan kekayaan ekologi laut dan sumber daya alam yang melimpah.
Namun, tanpa tanggung jawab bersama dalam pengelolaan sampah, potensi tersebut berisiko tergerus oleh kerusakan lingkungan.
Lebih lanjut, Indra menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menyediakan sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi.
Sinergi antara Dinas Lingkungan Hidup dan PUPR bidang Cipta Karya dinilai krusial dalam penyediaan fasilitas tempat pembuangan sampah terpilah, sistem pengangkutan, hingga penguatan anggaran persampahan yang efektif dan tepat sasaran.
Ia juga mendorong lahirnya regulasi daerah yang tegas terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan sebagai bentuk penegakan hukum lingkungan.
“Pengelolaan persampahan sudah selayaknya didukung anggaran yang memadai dan dikelola secara efektif melalui PUPR bidang Cipta Karya. Selain itu, perda yang tegas harus ditegakkan agar penanggulangan sampah benar benar berjalan optimal bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.
Dorongan penguatan pengelolaan sampah ini relevan bagi daerah berkembang seperti Gorontalo Utara, yang dalam beberapa isu publik terakhir juga menghadapi sorotan terhadap tata kelola ruang publik dan aktivitas masyarakat.
Penanganan sampah yang sistematis dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga citra daerah, kualitas lingkungan hidup, serta keberlanjutan potensi wisata lokal.
Dengan sinergi pemerintah, masyarakat, dan penggiat lingkungan, upaya mewujudkan Indonesia bersih dari sampah diharapkan tidak hanya menjadi wacana, tetapi gerakan nasional yang berkelanjutan.












