Peristiwa

Empat Brimob Diamankan Usai Penembakan Warga di Wilayah Tambang Ilegal

×

Empat Brimob Diamankan Usai Penembakan Warga di Wilayah Tambang Ilegal

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi
Ilustrasi

Simpulindo.com, Bombana – Penembakan terhadap seorang warga sipil di kawasan tambang ilegal Desa Wambarema, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, berujung pada pengamanan empat personel Brigade Mobil (Brimob). Kasus ini kini ditangani Polda Sulawesi Tenggara.

“Iya betul, empat anggota Brimob tersebut sudah diamankan,” kata Kepala Seksi Humas Polres Bombana, Iptu Abd. Hakim, Jumat (9/1/2026), dikutip dari CNN Indonesia.

Peristiwa itu terjadi Kamis (8/1) sekitar pukul 11.00 WITA. Saat itu, sekelompok orang yang diduga personel Brimob mendatangi lokasi tambang ilegal dan meminta aktivitas dihentikan. Situasi berkembang panas hingga berujung letusan senjata api.

“Diduga penembakan tersebut melibatkan empat anggota Brimob yang diduga berdinas pada Brimob resimen dua yang melaksanakan BKO di Sultra. Situasi kemudian menjadi tidak terkendali dikarenakan terjadi adu mulut antara masyarakat dengan personel Brimob tersebut hingga terjadi tembakan,” ujar Hakim.

Insiden itu menyebabkan seorang warga mengalami luka tembak dan harus mendapatkan perawatan medis. Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

“Korban dalam insiden ini mengalami satu luka tembak pada punggung kaki sebelah kiri dan telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Tanduale Kabupaten Bombana,” ucap Hakim.

Pasca-kejadian, keempat personel Brimob langsung diamankan. Penanganan perkara selanjutnya diambil alih oleh Polda Sulawesi Tenggara, termasuk pemeriksaan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam).

“Untuk proses penyelidikan kasus ini telah di ambil alih oleh Polda Sultra dan akan dilaksanakan secara objektif dan transparan. Semua proses akan dilakukan sesuai aturan untuk menjaga keadilan bagi semua pihak,” jelas Hakim.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, agar proses penyelidikan dapat berjalan secara menyeluruh dan akuntabel. (An/Simpulindo).


Kami berkomitmen menyajikan informasi faktual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami Klik Disini https://bit.ly/4n8h1GD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *