Simpulindo.com, Gorut – Mantan Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo Utara (HPMIGU), Abdul Azil Latif, yang akrab disapa Cak Nanang, menyesalkan pernyataan salah satu anggota legislatif (Aleg) dari Fraksi NasDem yang diduga menyinggung perjuangan terkait usulan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Cak Nanang menegaskan, perjuangan untuk mengawal agar PPPK paruh waktu kembali terakomodasi dilakukan secara murni tanpa campur tangan calo. Aksi yang digelar beberapa waktu lalu merupakan wujud kepedulian terhadap rekan-rekan yang belum sempat terakomodasi dalam skema PPPK paruh waktu, dengan dukungan sejumlah aktivis di Gorontalo Utara.
“Saya pertegas kepada ibu aleg tersebut, siapa yang dimaksud dengan calo dalam perjuangan PPPK paruh waktu ini? Jika yang dimaksud adalah para aktivis yang dengan niat baik membantu, maka itu sangat keliru,” kata Cak Nanang, Rabu (8/10/2025).
Menurutny, menyamakan aktivis dengan calo merupakan bentuk ketidaktahuan yang tidak pantas diucapkan oleh seorang wakil rakyat.
“Kalau aktivis yang membantu masyarakat disebut calo, maka saya minta ibu aleg tersebut banyak belajar. Jangan mempertontonkan kebodohan kepada rakyat Gorontalo Utara,” Ujarnya.
Cak Nanang berharap para anggota dewan lebih berhati-hati dalam memberikan pernyataan publik, terutama yang berkaitan dengan perjuangan masyarakat dan para aktivis yang tulus membantu tanpa pamrih. (AP/Simpulindo).
Dalam kondisi yang penuh ketidakpastian, simpulindo.com berkomitmen menyajikan informasi factual dari lapangan. Ikuti perkembangan terbaru melalui saluran kami Klik Disini https://bit.ly/4n8h1GD












